INFO IKLAN: IKLANRUNGAN@MAIL.COM
 Fashion Pria Keren

Dua Rookie Ini Curhat Betapa Kerasnya Persaingan di MotoGP

Dua Rookie Ini Curhat Betapa Kerasnya Persaingan di MotoGP
Spanyol, Rungan -- Pembalap Suzuki Ecstar Maverick Vinales dan bintang CWM LCR Honda Jack Miller yang membalap di MotoGP tahun 2015 ini mengungkapkan apa saja kelebihan dan kekurangan membalap di kelas utama roda dua ini.

Sebelumnya di balapan Barcelona lalu Vinales mendapat hasil terbaik sejauh ini. Pembalap asal Spanyol itu berhasil start dari posisi kedua dan finis diposisi keenam.

Sementara hasil Miller di balapan MotoGP Barcelona juga cukup memuaskan dengan finis ke-11 sekaligus menambah poinnya di klasemen sementara.

Tidak seperti Vinales, yang pada tahun 2014 lalu sempat membalap di kelas Moto2, penghujung tahun lalu, Miller langsung naik ke kelas MotoGP dengan melewatkan kelas Moto2.

Lantas apa baik buruknya menjadi pembalap MotoGP?

Jack Miller mengatakan; Ketika masih di Moto3, orang-orang yang menonton saya lebih intens karena saya sering berada di barisan depan. Tapi sekarang di kelas MotoGP, ada banyak pembalap cepat, jadi barisan belakang biasanya jarang terlihat, kemudian tekanan juga jauh lebih tinggi.

Maverick Vinales juga punya jawaban sendiri; Yang terbaik adalah fakta bahwa ini adalah balapan roda dua paling tinggi di dunia. ada banyak fans dan saya harus berkorban setiap hari untuk kompetisi ini agar bisa tampil maksimal.

Hal terburuk adalah biaya yang tinggi dan juga banyak menyita waktu. Pembalap MotoGP itu sering bepergian dari satu negara ke negara lain, waktu berkumpul dengan keluarga juga menjadi sedikit.

Mengapa Anda ingin sesegera mungkin berada di kelas MotoGP?

Saya tidak berharap demikian, tapi ketika kesempatan itu datang, saya juga tak mungkin meleWatkannya. Saya berpikir bahwa saya harus mengambil kesempatan ini. Saya tidak bisa mengatakan mengapa, saya tidak tahu, tapi saya senang akhirnya saya bisa berada disini, kata Miller.

Sementara Vinales yang sempat membalap di kelas Moto2 selama setahun mengatakan; Saya memang ingin belajar di Moto2 dan tidak seperti Miller.

Saya setidanya harus membalap satu musim di Moto2, dan saya membuat keputusan yang tepat sebelum akhirnya merasakan kerasnya persaingan di MotoGP, tutup Vinales. (DN/vH)
Sudah Tahu Yang Ini?
loading...
#Akses runganSport di browser ponsel Anda dengan sekali klik, download runganApp