INFO IKLAN: IKLANRUNGAN@MAIL.COM
 Fashion Pria Keren

Marco Rigamonti: Ini Baik Buruknya Andrea Iannone

Marco Rigamonti: Ini Baik Buruknya Andrea Iannone
Italia, Rungan -- Kepala kru Andrea Iannone, Marco Rigamonti sebelumnya sudah pernah bekerja dengan Randy de Puniet pada tahun 2011 dan Hector Barbera pada tahun 2012 untuk tim Pramac.

Tahun 2015 ini ia sudah merayakan keberhasilan besar bersama dengan Andrea Iannone di tim pabrikan Ducati.

Pembalap Italia itu sudah dua kali naik podium bersama GP15 di sembilan balapan musim ini, kemudian berada di posisi 3 klasemen sementara dengan total 118 poin di depan Marc Marquez dan rekan setimnya Andrea Dovizioso.

Lantas, apa yang paling berkembang dari Andrea Iannone dalam dua tahun terakhir ini? Pada tahun pertama Iannone harus banyak belajar, karena ban yang sangat berbeda dengan kelas Moto2. Dia harus mengubah secara signifikan gaya membalapnya.

Pada tahun pertama ia juga belajar banyak tentang elektronik, hal ini tidaklah mudah. Ban dan motor sangat berbeda dari kelas Moto2, kata Rigamonti.

Dalam tikungan, Iannone sering melakukan sesuatu yang salah, Iannone harus menyesuaikan gaya membalapnya dengan lebih baik lagi. Iannone belum matang sempurna dalam hal transisinya dari kelas Moto2 ke MotoGP.

Di Jepang pada tahun 2013 lalu saya mengatakan kepadanya bahwa ia akan kehilangan hampir satu detik dalam satu tikungan, karena ia tidak menggunakan rem saat menikung ke kanan.

Setelah ia diberitahu apa yang harus ia lakukan, ia telah mencoba untuk menerapkannya. Sementara itu, saat ini saya tidak perlu mengingatkannya terlalu banyak lagi, karena ia sekarang bisa membalap dengan lebih alami, ujar Rigamonti sambil menganalisa. (DN/vH)
Sudah Tahu Yang Ini?
loading...
#Akses runganSport di browser ponsel Anda dengan sekali klik, download runganApp