INFO IKLAN: IKLANRUNGAN@MAIL.COM
 Fashion Pria Keren

Bos Iannone: Tak Boleh Ada Dendam di MotoGP

Bos Iannone: Tak Boleh Ada Dendam di MotoGP
Italia, Rungan -- Carlo Pernat, manajer pembalap Ducati Andrea Iannone, baru-baru ini menyatakan perspektif tentang insiden balapan di Sepang.

Pernat mengatakan kalau kedua pembalap tersebut Valentino Rossi dan Marc Marquez sama-sama membuat kesalahan.

"Insiden Sepang menjadi sisi yang sangat gelap untuk MotoGP, mungkin yang paling gelap." kata Carlo Pernat menanggapi masalah Valentino Rossi Marc Marquez.

"Perilaku Marquez adalah tindakan kejam. Ia menyerang Rossi dalam segala hal, dari kanan, dari dalam dan dari luar. Namun, reaksi Rossi bukanlah sosok dari reaksi seorang juara dunia atau Valentino Rossi.

Rasanya seperti di sepak bola. Jika Anda melakukan pelanggaran balas dendam, Anda akan mendapat kartu merah," terang Pernat.

Pernat juga percaya bahwa Rossi melakukan kesalahan sebelum balapan. "Semuanya dimulai pada hari Kamis. Rossi melakukan kesalahan pada konferensi pers. Ia berpikir bahwa ia akan khawatir dengan Marquez, tapi dia lupa bahwa dia memiliki karakter yang sangat berbeda. Dia adalah seorang anak, yang saat itu memiliki dendam."

Lantas mengapa Race Direction menghukum Rossi setelah balapan, Pernat tidak mengerti. "Untuk perilaku Race Direction saya akan memberikan poin nol. Mereka tidak bisa membuat keputusan dalam tiga putaran.

Anda bisa menunjukkan bendera hitam, tapi itu mungkin terlalu sulit bagi Rossi. Pada akhirnya mereka memberinya hukuman seleha balapan yang bahkan lebih buruk," tutup Pernat. (DN/vH)
Sudah Tahu Yang Ini?
loading...
#Akses runganSport di browser ponsel Anda dengan sekali klik, download runganApp