INFO IKLAN: IKLANRUNGAN@MAIL.COM
 Fashion Pria Keren

Rossi: Marquez Bantu Lorenzo Karena Dendam dengan Saya Masalah Argentina dan Chicane Assen

Rossi: Marquez Bantu Lorenzo Karena Dendam dengan Saya Masalah Argentina dan Chichane Assen
Sapang, Rungan -- Marc Marquez telah memainkan peran penting dalam pertarungan di Philip Island, nampaknya dia sedikit membantu Jorge Lorenzo kabur dengan menyibukkan saya serelah ia tahu saya kalah cepat dari Ducati di lintasan lurus," kata Valentino Rossi memberikan pandanganya tentang balapan di Australia pekan lalu.

"Nasib buruknya adalah pada hari Minggu Lorenzo tidak begitu kuat, Marquez mungkin berniat membuat gap antara saya dan Lorenzo dan memberi ruang untuk pembalap lain di antara saya dan Lorenzo.

"Dia lebih suka Lorenzo untuk menang," klaim Rossi. "Dia marah pada saya untuk masalah pribadi. Meskipun ia tidak pernah mengatakan hal itu, ia berpikir bahwa di Argentina saya membuatnya celaka dan kemudian di Assen ia masih berpikir tentang chicane terakhir, di pikirannya ia merasa ia seharusnya memenangkan balapan Assen itu.

Sejak itu ia telah marah dan berpikir seperti anak kecil: saya tidak menang, tapi Anda tidak menang dengan cara yang baik. Pada titik ini, Marquez akan membantu Lorenzo untuk menang."

Rossi menambahkan: "Jika saya memenangkan gelar lain, maka Marquez tahu bahwa ia harus memenangkan satu lagi untuk menyalip saya Jika sebaliknya Lorenzo menang, maka poin semakin dekat."

Rossi memperingatkan di dua putaran terakhir ini: "Jika Marquez lebih cepat namun sengaja melambatkan motornya untuk menghalangi saya, itu akan sulit terjadi tapi saya tetap harus berhati-hati. Saya tidak berharap bahwa Marquez adalah kendala bagi kejuaraan ini, saya pikir saya hanya berjuang melawan Lorenzo sebagaimana mestinya. "

Rossi kembali menegaskan: "Pada balapan Laguna Seca 2013 ia ingin melakukan apa yang telah saya lakukan untuk Stoner lima tahun sebelumnya, ketika ia bisa dengan mudah melewati tiga tikungan kemudian. Itu adalah sinyal pertama. Dan aku bilang begitu, tapi saya tidak berniat untuk berpikir jahat."

Dan untuk menghapus keraguan tentang bagaimana Rossi marah kepada Marquez, Pemilik nomor start #46 tersebut menyatakan: "Apakah dia benar-benar mengidolakan saya. Apakah dia benar-benar memiliki poster saya di rumahnya.

"Dalam jangka panjang, saya lebih suka dengan perilaku Max Biaggi. Kami menjengkelkan satu sama lain, tapi setidaknya itu jelas dan jujur, tutup Rossi. (DN/vH)
Sudah Tahu Yang Ini?
loading...
#Akses runganSport di browser ponsel Anda dengan sekali klik, download runganApp