INFO IKLAN: IKLANRUNGAN@MAIL.COM
 Fashion Pria Keren

Honda Salahkan Rossi, Kini Giliran Yamaha Serang Honda

Honda Salahkan Rossi, Kini Giliran Yamaha Serang Honda
Lesmo, Rungan -- Tim yang menaungi Rossi dan Lorenzo, yaitu Movistar Yamaha akhirnya memberikan respon terkait pernyataan Repsol Honda setelah Grand Prix Malaysia berlangsung.

Kubu Valentino Rossi meminta kepada pihak Marc Marquez untuk segera mengklarifikasi pernyataan 'Aksi Tendangan Rossi' yang sebenarnya tidak disebutkan dalam keputusan Race Director MotoGP.

Sebelumnya Repsol Honda beberapa waktu lalu membuat pernyataan usai balapan di Malaysia. Ada dua poin penting yang disampaikan oleh kubu pabrikan asal Jepang itu yakni pujian untuk Dani Pedrosa yang keluar sebagai juara seri Sepang, dan menyoroti insiden yang menimpa Marquez akibat berduel dengan Rossi di lap keenam.

Honda menyebut bahwa Marquez dengan sengaja ditendang oleh Rossi yang dianggapnya sebagai tindakan paling tidak sportif dalam olah raga MotoGP. Tapi hingga kini insiden tersebut sejatinya masih menjadi kontroversi.

Pihak Race Direction MotoGP sebenarnya sudah memutuskan Rossi bersalah setelah dianggap menggerakkan anggota tubuhnya ke arah Marquez. Namun pernyataan Race Direction yang menggunakan kata 'adanya gerakan tubuh' kini jadi perdebatan hangat.

Kemarin, petinggi Honda Racing Corporation (HRC) Shuhei Nakamoto kembali memberikan pernyataan terkait insiden tersebut. Sekali lagi ia bersikukuh, Rossi dengan sengaja menendang Marquez berdasarkan fakta dari data telemetri di motor milik Marquez.

Hal tersebut membuat kubu Yamaha kebakaran jenggot. Mereka melayangkan protes untuk Honda terkait penggunaan kata 'Tendangan Rossi' yang sejatinya tidak diucapkan Race Direction dalam putusannya. Berikut pernyataan tim Yamaha yang dilansir Crash dan diberitakan SindoNews, Selasa (3/11/2015). (DN/vH)
"Yamaha ingin menyampaikan ketidaksetujuan dengan penggunaan kata-kata untuk melaporkan insiden antara pembalap Valentino Rossi dan Marc Marquez. Kedua siaran pers itu menggunakan kata tuduhan Valentino Rossi menendang motor Marc Marquez yang mana itu tak bisa dibuktikan oleh penyelidikan Race Direction.
"Karena itu kami menolak menggunakan kata-kata dalam laporan yang diterbitkan sebab tidak sesuai dengan temuan Race Direction. Yamaha tidak berniat kembali melanjutkan pembahasan insiden malang ini lebih lanjut dan tetap menginginkan menutup musim MotoGP 2015 dengan cara terbaik.
"Kami akan pergi ke Valencia dengan tujuan yang jelas yakni berusaha jadi yang terbaik untuk memenangkan apa yang kita harapkan dalam balapan terakhir yang mengesankan atas nama semua pembalap dan tim yang bersaing secara sportif yang mana sesuai untuk kategori kelas balapan tertinggi,"
Sudah Tahu Yang Ini?
loading...
#Akses runganSport di browser ponsel Anda dengan sekali klik, download runganApp