INFO IKLAN: IKLANRUNGAN@MAIL.COM
 Fashion Pria Keren

Setelah Lorenzo, Kini Giliran Pembalap Asal Amerika Pecundangi Marquez

Setelah Lorenzo, Kini Giliran Pembalap Asal Amerika Pecundangi Marquez
Barcelona, Rungan -- Bintang Repsol Honda, Marc Marquez harus menelan kekecewaan besar setelah gagal mempertahankan gelar juaranya di ajang balap Superprestigio Dirt Track 2015 yang berlangsung di Palau Sant-Jordi, Barcelona, Sabtu (12/12/2015) waktu Eropa.

Marquez mendapat perlawanan sengit dari pembalap asak Amerika Serikat Brad Baker di babak Superfinal, juara dunia MotoGP dua kali itu finis kedua dengan selisih 0,1 detik.

Superfinal Superprestigio Dirt Track memertemukan empat pembalap teratas dari kelas Open dan Superprestigio. Baker, Jared Mees, Masatoshi Ohmori, dan Federik Lindgren di kelas Open, bakal menantang Marquez, Alex Rins, Dani Ribalta, dan Xavi Vierge yang mewakili kelas Superprestigio. Adik Marquez, Alex, gagal melaju ke Superfinal setelah gagal di final Superprestigio.

Seperti diberitakan Crash.net, Baker dan Marquez sebagai penguasai masing-masing kelas langsung bersaing sengit di babak superfinal. Baker langsung memimpin sejak awal balapan, sedangkan Marquez membuntuti di posisi kedua. Mees yang tampil sedikit mengecewakan harus puas di posisi ketiga.

Marquez yang berwatak 'galak' di lintasan MotoGP, melakukan manuver yang mengundang decak kagum ketika menekan Baker di posisi terdepan. Namun sayangnya penampilan Baker masih lebih kuat dari Marquez.

Di lap-lap akhir balapan, Marquez sempat memiliki peluang untuk menyalip Baker dan merebut kemenangan. Namun kecepatan Baker masih belum tersentuh hingga garis finis.

Ini artinya dua gelar juara dunia Marquez hilang tanpa bisa dipertahankan dalam satu tahun yang sama, gelar juara dunia MotoGP jatuh ketangan Jorge Lorenzo dan gelar juara Superprestigio Dirt Track jatuh ke tangan Baker. (DN/vH) 
Sudah Tahu Yang Ini?
loading...
#Akses runganSport di browser ponsel Anda dengan sekali klik, download runganApp