INFO IKLAN: IKLANRUNGAN@MAIL.COM
 Fashion Pria Keren

MotoGP dan F1 Adalah Gambaran 'Repotnya Berurusan dengan Indonesia'

MotoGP dan F1 Adalah Gambaran 'Repotnya Berurusan dengan Indonesia'
Jakarta, runganSport -- Tahun ini olahraga Indonesia sedang dalam perkembangan pesat, terutama di bilang balap baik roda dua maupun roda empat.

Hubungan MotoGP tahun ini kian mesra dengan Indonesia lantaran rencana akan digelarnya Grand Prix Indonesia mulai tahun 2017 mendatang, tapi sampai saat ini event akbar tersebut masih terkatung-katung.

Lain lagi dengan pahlawan dari roda dua, Rio Haryanto, pahlawan Indonesia yang sedang berjuang untuk menembus kelas tertinggi balap roda empat, Formula 1. Hal yang sama, nasibnya masih belum jelas karena bermasalah dengan dukungan finansial.

Nasib Grand Prix Indonesia

Harapan Indonesia untuk menjadi salah satu negara penyelenggara MotoGP mulai tahun 2017 semakin menipis, ini dikarenakan banyaknya permasalahan yang dihadapi, mulai dari APBN dan sirkuit.

Lalu muncul isu bahwa MotoGP Indonesia akan diundur ke tahun berikutnya, yakni 2018

"Dorna sepertinya sangat memprioritaskan Indonesia, mereka sangat baik. Mereka sadar bahwa Indonesia telah menjadi salah satu pasar sepeda motor terbesar di asia dan dunia. Lantas kami diberi tawaran baru berupa jatah tuan rumah untuk tahun berikutnya, 2018," kata Kepala Komunikasi Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, saat diwawancarai VivaSport.

"Terserah mau melaksanakan dari tahun 2018 hingga tahun 2020 nanti atau bahkan 10 tahun berikutnya, seperti Qatar," terang Gatot.

Demi menghindari masalah yang sama, Gatot menyatakan Kemenpora sudah memiliki langkah alternatif. Sebuah lahan di Tegal Alur, Jakarta Barat, dipersiapkan oleh pihak Kemenpora sebagai venue MotoGP 2018.

Pilihan ini menjadi yang paling rasional untuk meringankan beban pemerintah pusat. Bagaimanapun sebelumnya pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana untuk membangun sirkuit di lahan seluas 140 hektare tersebut. Pembangunan sirkuit ini juga diharapkan dapat menanggulangi terjadinya balapan-balapan liar yang selama ini sangat meresahkan pengguna jalan di Jakarta dan sekitarnya.

"Beberapa kelebihan tempat ini disebut dengan jelas, termasuk lokasinya yang sangat dekat dengan bandara. Beban APBN juga akan berkurang banyak karena akan ditambah dengan dana dari APBD. Apalagi lahan tersebut sudah dari lama direncanakan sebagai tempat pembangunan sirkuit," tambah Gatot.

Walaupun demikian, Gatot berujar bahwa Tegal Alur bukan satu-satunya calon terkuat venue MotoGP 2018. Nama Sentul dan Palembang disebut-sebut masih masuk dalam kandidat kuat.

Jika rencananya berjalan dengan baik sesuai harapan, maka MotoGP Indonesia akan jatuh sebagai seri ke-19 dalam kalender MotoGP 2018, balapan akan berlangsung sekitar bulan Oktober 2018.

Lalu bagaimana dengan F1?

Rio Haryanto memang belum dapat dipastikan tampil di ajang Formula 1 musim depan. Tapi, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, memberikan sinyal positif bahwa pembalap yang kini berusia 22 tahun itu akan tampil di F1 musim depan.

"Ini rahasia ya, bahwa Rio dipastikan masuk F1," ujar Imam pada wartawan seperti diberitakan VivaSport usai bermain futsal dengan Marc Marquez dan Dani Pedrosa siang tadi (13/2).

Tapi Imam juga mengungkapkan bahwa dana yang diperlukan yakni sebesar Rp227 miliar masih belum terkumpul semuanya. Lantas sebagai solusi terbaik Menpora pun berinisiatif untuk meminta bantuan dari pihak swasta Tanah Air.

"Masalah dana jelas masih kurang, jadi saya meminta kepada siapapun yang berkecukupan dana untuk membantu Rio. Kalau APBN harus ada persetujuan dan penganggaran baik dari kementerian atau Kementerian Keuangan," terangnya.

"Mungkin dalam beberapa waktu ke depan saya akan bertemu dengan para dermawan dan pengusaha Indonesia. Jangan sampai Rio berjuang sendirian dan kita menutup mata. Ada toleransi selama lima hari ini," ujar Imam.

Kalau tidak cukup mengumpulkan dana yang dibutuhkan, Imam pun sudah memberikan opsi lain kepada Rio untuk membayar Rp76 miliar agar bisa tampil dalam tujuh seri di GP F1.

Walaupun demikian, Imam menegaskan kalau Rio harus tampil penuh kalau sampai turun di F1 nanti. "Kita semua berharap Rio akan tampil full race. Rio kami harapkan bisa tampil di semua balapan musim depan," tutupnya dengan penuh harap. (DN/vH)
Sudah Tahu Yang Ini?
loading...
#Akses runganSport di browser ponsel Anda dengan sekali klik, download runganApp