INFO IKLAN: IKLANRUNGAN@MAIL.COM
 Fashion Pria Keren

Selama Sakit di Melbourne, Petrucci Banyak Dibantu Stoner

Selama Sakit di Melbourne, Stoner Banyak Bantu Petrucci
Melbourne, runganSport -- Setelah mengalami ciera saat tes di Phillip Island yang mengakibatkan metakarpal tangan kanan retak, Danilo Petrucci hari ini kembali menjalani dioperasi di Rumah Sakit Alfred di Melbourne.

Petrucci dan Tim Pramac Octo Yakhnich sekarang berharap bahwa dia akan fit lagi untuk memulai musim 2016 pada seri pembuka 20 Maret nanti, Qatar.

Petrucci sekarang mulai berusaha agar iacepat sembuh, karena sekarang MotoGP tinggal 19 harilagi.

"Saya melakukan jauh lebih baik," kata Petrucci di Phillip Island saat menyaksikan seri pembuka Super Bike.

"Ketika saya jatuh dan menyentuh tanah, saya segera menyadari bahwa saya terluka. Dokter menggunakan dua plat dan beberapa sekrup.

Jika semua berjalan dengan baik, saya akan terbang kembali ke Italia pada hari Rabu besok (2/3), tangan saya masih bengkak dan penuh dengan darah. Dalam keadaan ini, saya tidak bisa terbang. tapi tangan saya tidak lagi mengeluarkan rasa sakit dan sekarang saya sudah bisa menggerakkan jari-jari saya.

Segera setelah saya mendarat di Italia, Ducati akan membawa saya ke Modena Profesor Catani. Kita lihat apa yang bisa dilakukannya. Saya juga akan dibantu oleh fisioterapis dari Clinica Mobile," ucap Petrucci kepada GPone.

Pada tanggal 20 Maret nanti saat seri pembuka berlangsung di Qatar. "Saya akan berada di sana dan ingin mencoba. Saya sudah bicara dengan dokter yang sangat berpengalaman di Australia yang melaporkan kepada saya bahwa banyak pembalap yang memiliki cedera yang sama seperti saya.

Saya tahu bahwa tiga minggu tidak banyak, tapi saya mencobanya." Tapi tes tiga hari di Qatar tidak akan bisa diikuti Petrucci.

"Stoner memberikan saya semangat karena dia mengatakan kepada saya bahwa segala sesuatu akan berubah karena balapan dan tes sangatlah berbeda. Saya harus berterima kasih kepada Casey Stoner karena dia sangat membantu.

Dalam uji coba terakhir, dia selalu hadir ditengah-tengah kami. Saya tidak berharap banyak padanya, tapi dia meminta kepada saya dan insinyur untuk berdiskusi.

Saya memiliki hubungan yang baik dengan Stoner karena dia sudah bekerja di usia muda dengan ayah saya ketika ia masih bekerja untuk KTM. Setelah saya jatuh, dia datang ke Pusat Medis dan dia sangat membantu," tutup Petrucci. (DN/vH)
Sudah Tahu Yang Ini?
loading...
#Akses runganSport di browser ponsel Anda dengan sekali klik, download runganApp