INFO IKLAN: IKLANRUNGAN@MAIL.COM
 Fashion Pria Keren

Walau Jadi Korban, Dovi Tak Rela Jika Pedrosa Harus Kena Penalty

Walau Jadi Korban, Dovi Tak Rela Jika Pedrosa Harus Kena Penalty
Texas, runganSport -- Untuk kedua kalinya, Andrea Dovizioso harus crash karena kesalahan orang lain.

Di GP Argentina Dovi di sapu bersih oleh rekan setimnya, Andrea Iannone demi merebut posisi dua. Sementara akhir pekan kemarin di GP Amerika Dani Pedrosa juga sukses menyapu bersih mantan rekan setimnya itu.

Alih-alih mendapat 20 poin di Argentina, kini Dovi juga harus kehilangan potensi 16 poin di Amerika, saat ini Dovi hanya membawa 23 poin di klasemen sementara memasuki balapan di dataran Eropa dua pekan lagi.

Dovi sekarang duduk di posisi 7 klasemen. "Saya pikir saya cukup beruntung, karena mesin ini sangat berat. Itu bisa saja lebih buruk. Walaupun saya merasakan sakit, tapi tidak luka ada yang serius.

Insiden ini sangat mengecewakan, padahal kami bisa berjuang untuk podium. Tetapi ada juga banyak hal-hal positif, karena dengan tiga balapan yang sulit dan sangat berbeda kami bisa cepat. Yang terpenting adalah sekarang Ducati bisa berjuang untuk podium di tiga tempat balapan yang jauh berbeda," kata Dovi setelah race GP Amerika.

Pedrosa yang merasa bersalah atas insiden tersebut datang ke paddock Dovi "Sangat mengecewakan rasanya jika saya harus jatuh karena kesalahan orang lain, tapi kita juga harus melihat bagaimana hal itu tejadi, apakah disengaja atau tidak.

Jika anda sebelumnya memiliki pengalaman yang panjang dan tak pernah merugikan pembalap lain, seperti Pedrosa, saya tahu bahwa itu bukan hal yang disengaja olehnya karena memaksa motornya, jauh berbeda dari insiden di Argentina.

Hasil ini masih buruk karena saya kehilangan begitu banyak poin, tapi insiden ini bisa terjadi kepada siapa saja," terang 'DesmoDovi'.

"Saya tidak melihat bagaimana insiden ini terjadi. Tapi itu bukan rahasia lagi bahwa ada benjolan di zona pengereman. Saya menginjak rem sedikit terlambat dan Pedrosa tidak menyadari apa yang terjadi.

Saya pikir dia mengikuti saya dan juga terlambat mengerem. Dia tidak merespon dengan cukup cepat. Saya tahu betul Pedrosa bukanlah pembalap yang ugal-ugalan, ini bukan sepenuhnya salah Pedrosa.

Apakah Dovi masih dipertahankan oleh Ducati untuk musim depan karena banyak kehilangan poin?

"Saya tidak berpikir begitu. Ducati memilih pembalap tidak hanya dari jumlah poinnya, tetapi juga memperhatikan bagaimana hal itu terjadi. Jika mereka pintar, mereka tidak hanya melihat poin dan kecepatan, tetapi berpikir pembalap seperti apa yang cocok bagi Ducati untuk sekarang dan masa depan," tutup Dovi dengan jelas. (DN/vK)
Sudah Tahu Yang Ini?
loading...
#Akses runganSport di browser ponsel Anda dengan sekali klik, download runganApp