INFO IKLAN: IKLANRUNGAN@MAIL.COM
 Fashion Pria Keren

Dua Pemicu Utama Potensi Bentrok Rossi - Vinales

Dua Pemicu Utama Potensi Bentrok Rossi - Vinales
Mugello, runganSport -- Bintang muda MotoGP Maverick Vinales mulai tahun depan akan menjadi rekan satu tim Valentino Rossi di Movistar Yamaha.

Pembalap yang kini berusia 21 tahun itu memutuskan untuk hijrah ke Movistar Yamaha dan meninggalkan tim yang membesarkan namanya, Suzuki Ecstar.

Vinales dan Rossi akan berada dalam salah satu tim terkuat di MotoGP dengan menunggang motor yang sama, YZR - M1.

Sejauh ini hubungan keduanya sangat baik dan sejuk, baik di lintasan maupun di luar lintasan, tapi bagaimana potensi bentrok keduanya di sama depan.

Berikut Dua Hal Utama yang Bisa Jadi Pemicu Potensi Bentrok antara Rossi dengan Vinales:

Pertama, Skill, Maverick Vinales adalah salah satu pembalap yang memiliki skill balap cukup mumpuni, rentetan dominasinya dimulai sejak memenangi gelar juara dunia Moto3 2013 lalu, kemudian berlanjut menjadi runner-up di kelas Moto2 tahun 2014, ia langsung bisa mengalahkan sederet pembalap veteran Moto2.

Tahun 2015 lalu Vinales naik MotoGP dan langsung dianugerahi gelar "Rookie of The Year 2015". Tahun ini secara mengejutkan dominasnya mulai terlihat, terutama hasil podium di GP Le Mans dua pekan lalu. Ditambah dengan nilai jualnya di pasar transfer melambung tinggi, sampai-sampai Movistar Yamaha harus mendatangkannya dengan bayaran yang tak sedikit.

Tahun depan Vinales dan Rossi akan berada dalam satu tim dengan tunggangan yang sama persis, jadi keduanya memiliki senjata yang sama mematikannya.

Jika Vinales sukses beradaptasi dengan cepat di tahun pertamanya dengan motor Yamaha, maka dapat dipastikan ia akan mendominasi di tahun berikutnya, termasuk dengan mengalahkan rekan setimnya sendiri, Rossi.

Kalau Vinales terlalu sering mengalahkan Rossi nantiny, mana api-api kecil bentrok mulai menyala.

Kedua, Darah Spanyol, Jorge Lorenzo, Marc Marquez dan Pol Espargaro adalah sederet nama bintang Spanyol yang saat ini sudah menjadi musuh bagi Rossi.

Tensi tinggi antara pembalap Italai dan Spanyol di MotoGP akan sulit reda.

Awal kedatangan Lorenzo, semua fans mengelu-elukan bahwa dialah "The Next Rossi", seiring berjalan waktu Lorenzo kerap tampil lebih baik ketimbang Rossi dan sekarang hasilnya sudah terlihat, Lorenzo tidak lagi disebut sebagai "The Next Rossi".

Berlanjut ke Marquez, Rookie 2013 yang terfenomenal ini sukses meluluhlantakkan MotoGP selama dua musim sejak kedatangannya (2013 dan 2014). Kerja kerasnya yang berujung kemenangan ganda di dua musim perdananya membuat nama pembalap asal Spanyol ini mendapat predikat "The Next Rossi" juga.

Tahun lalu, dengan kejadian beruntun sejak GP Argentina, GP Belanda, GP Australia, GP Malaysia dan GP Valencia, membuat Rossi dan Marquez terlibat dalam konflik berkepanjangan, setelah itu tak ada lagi fans yang sudi menyebut Marquez sebagai "The Next Rossi".

Berlanjut ke Vinales, sekarang pembalap berdarah Spanyol ini mulai banyak yang menyebutnya sebagai "The Next Rossi". Para fans dengan anggunnya berucap, "Vinales akan belajar dengan baik dari Rossi sebagai rekan satu timnya, setelah Rossi pensiun Vinales akan jadi pewarisnya".

Semoga saja tidak terulang lagi bentrok antar pembalap yang berujung pada kericuhan antar fans. (DN/vK)
Sudah Tahu Yang Ini?
loading...
#Akses runganSport di browser ponsel Anda dengan sekali klik, download runganApp