INFO IKLAN: IKLANRUNGAN@MAIL.COM
 Fashion Pria Keren

Bahaya! RC213V Bermesin Big Bang Lebih Buruk dari RC213V 2016

Bahaya! RC213V Bermesin Big Bang Lebih Buruk dari RC213V 2016
Cheste, runganSport -- Di tes pra musim hari pertama kemarin, Marc Marquez merasa sedikit kesulitan dengan mesin baru yang dihadirkan Repsol Honda.

Walaupun tak ada rincian detail tentang mesin barunya, Honda diyakini menggunakan V4 yang direvisi dengan konsep 'big-bang'.

Namun Marquez mengakui bahwa mesin barunya itu masih bermasalah dengan sistem elektronik dan ini akan menjadi pekerjaan yang rumit untuk timnya.

Marquez juga tak bisa tampil cepat, ia hanya menempati posisi keempat dengan gap 0.172 detik di belakang pembalap baru Movistar Yamaha, Maverick Vinales yang sukses mencetak waktu tercepat.

"Saya mencoba motor lama empat atau lima lap, kemudian saya mencoba motor baru versi 2017," ucap Marquez.

"Saya tahu bahwa dengan motor 2016, saat ini saya bisa lebih cepat, tapi sekarang kami harus berkonsentrasi memecahkan masalah pada motor versi 2017.

Motor versi 2017 sebenarnya lebih mudah digunakan. ​​sangat mudah ketika membuka gas.

Tapi masalah utamanya ada pada elektronik. Ini adalah hal yang paling penting karena semua peta torsi, semua peta engine brake menjadi bermasalah.

Untuk karakter mesin, saya pikir cukup baik. Tapi yang paling penting adalah menjadi lebih cepat;! Saat ini kami tidak begitu cepat," akui pembalap Spanyol itu.

Karakter mesin yang sekarang sudah lebih lembut, tapi tak banyak berpengaruh pada masalah motor yang sering terangkat saat keluar tikungan, jadi tidak ada perbedaan besar di zona ini.

"Di hari kedua ini, kita akan menghabiskan waktu lebih banyak untuk mengeksplore dan mengenali apa saja yang menjadi masalah pada RC213V versi 2017," pungkasnya. (DN/vL)
Sudah Tahu Yang Ini?
loading...
#Akses runganSport di browser ponsel Anda dengan sekali klik, download runganApp