INFO IKLAN: IKLANRUNGAN@MAIL.COM
 Fashion Pria Keren

Ducati Kaget Lihat Lorenzo, Tak Menyesal Beli 12 Juta Euro

Ducati Kaget Lihat Lorenzo, Tak Menyesal Beli 12 Juta Euro
Cheste, runganSport -- Koordinator tim pabrikan Ducati, Davide Tardozzi sangat terkesima dengan penampilan luar biasa dari pembalap barunya, Jorge Lorenzo.

Lorenzo tanpa disangka-sangka bisa cepat beradaptasi dengan mesin Desmosedici GP16, mengingat Ducati dan Yamaha adalah dua mesin yang jauh berbeda, terutama masalah top speed.

Bahkan di menit-menit akhir, Lorenzo berhasil memangkas jarak dari pemuncak waklu lap tercepat, Maverick Vinales di gap 0.122 detik saja. Tidak hanya itu, Lorenzo dengan menggunakan motor Ducati lebih cepat dibanding dengan lap terbaiknya dalam balapan pekan kemarin ketika masih menggunakan M1.

Waktu terbaik Lorenzo di hari pertama bersama Ducati dalah 1 menit 31.052 detik, atau +0.119 detik lebih cepat dari lap tercepat nya dalam balapan hari Minggu kemarin.

Tardozzi pun sangat senang melihat kecocokan Lorenzo dengan motor Ducati, bahkan ia mengaku tak menyesal telah membeli Lorenzo dengan harga 12 juta Euro untuk kontrak satu musim.

"Kami senang karena kami memiliki pembalap profesional yang fantastis, yang bekerja dengan cara yang sangat profesional," ungkap Tordozzi dengan sangat senang kepada Crash.

"Sikap dan perilakunya membuat kami terkesan, satu hal yang pasti adalah Lorenzo dan Ducati ternyata cocok dan tak butuh waktu lama untuk adaptasi," sambungnya.

"Saat ini kami sedang bekerja untuk membuat Lorenzo bisa duduk senyaman mungkin di atas motor, karena Lorenzo harus duduk dengan baik di atas motor kami. Ini adalah pertama kalinya Lorenzo duduk, jadi dudukan di Ducati sedikit tidak cocok dengannya.

Banyak hal dari Lorenzo yang membuat kami Ducati sangat terkesan. Setiap kali ia meminta sesuatu dan kita melakukan apa yang dia inginkan, Lorenzo langsung mencobanya dan kembali mendiskusikannya," sambung Tardozzi.

Namun tes satu hari kemarin belum menggambarkan kekuatan Ducati dan Lorenzo yang sebenarnya, kekuatan mereka baru akan terlihat di seri perdana musim depan.

Hari Senin kemarin, General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna menjelaskan bahwa kesalahan terbesar GP16 adalah di tengah tikungan. Ditanya apakah Lorenzo telah mengalami masalah ini, Tardozzi melanjutkan, "Apa yang dia katakan menjadi sesuatu yang kita harapkan," tandasnya.

"Jujur, Lorenzo sesuai dengan apa yang kami pikir. Kami akan memberikan sesuatu yang ia inginkan di Sepang nanti," janjinya.

Lorenzo juga mendapat arahan dan nasihat dari Casey Stoner. Stoner sendiri bertindak semacam pelatih untuk Lorenzo yang baru bergabung ke Ducati.

"Stoner selalu mendengarkan saran dan feedback Lorenzo," akui Tardozzi. "Dan Stoner juga kembali memberikan arahan kepada Lorenzo dan Andrea Dovizioso.

Jika Lorenzo meminta Stoner untuk melihat masalah di tikungan, atau di tikungan tertentu, mengapa motor begitu lambat atau mengapa ia terasa lambat?

Jadi peran Stoner sangat penting, semua umpan balik yang dikelaurkan oleh pembalap kami bisa didiskusikan bersama Stoner dan memberikan jalan keluar.

Untuk hari ini (Rabu, 16/11) dalam tes hari kedua, Tardozzi berharap Lorenzo akan menghabiskan lebih banyak waktu dengan motor Ducati GP17, karena kemarin Lorenzo hanya melahap satu lap menggunakan GP17. (DN/vL)
Sudah Tahu Yang Ini?
loading...
#Akses runganSport di browser ponsel Anda dengan sekali klik, download runganApp