INFO IKLAN: IKLANRUNGAN@MAIL.COM

Curi Start, Iannone Keberatan Dihukum Pengawas Balap

Curi Start, Iannone Keberatan Dihukum Pengawas Balap
Termas, runganSport -- Pembalap Suzuki Ecstar, Andrea Iannone yang memulai balapan dari posisi ke-9 kedapatan curi start oleh Race Direction dalam MotoGP Argentina tadi malam.

Selain itu, Iannone juga terlibat bentrokan dengan rider Ductai Team, Jorge Lorenzo di tikungan pertama sirkuit Las Termas de Rio Hondo.

Akhirnya Iannone dijatuhi hukuman "ride-through" oleh pengawas balap karena kesalahannya yang mencuri start, bukan "karena menjatuhkan" Lorenzo.

Akibat hukuman tersebut, Iannone banyak kehilangan waktu saat melintasi pit-stop dan akhirnya finis di posisi ke-16.

Iannone menilai hukuman yang ia terima terlalu berat. Tanpa hukuman tersebut, ia yakin bisa bersaingan di barisan depan untuk memperebutkan podium.

"Saya terkena penalti yang cukup keras, katanya saya melakukan jump-start, katanya!. Menurut pendapat saya, saya tidak mendapatkan keuntungan apapun karena saya baru saja pindah sedikit, tapi kemudian segera berhenti.

Sebaliknya, saya ditabrak oleh pembalap lain (Lorenzo) di tikungan pertama, menyebabkan saya kehilangan banyak waktu dan posisi saya turun," protes Iannone.

"Karena itu, Saya berpendapat bahwa Race Direction bisa meevaluasi (hukuman) dalam situasi berbeda seperti ini. Tentu saja dengan insiden di tikungan pertama saya akhirnya kehilangan banyak waktu yang turut mempengaruhi hasil balap saya.

"Ini sangat memalukan, karena kecepatan saya tanpa penalti itu sangat baik, mungkin tidak cukup untuk podium, tapi pasti saya bisa berjuang untuk finis di enam besar. Ini bukan cara terbaik bagi saya mengawali musim.

Kita harus mengubah kecepatan kami dan mendapatkan awal yang baru. Kami layak mendapat hasil yang lebih baik," keluhnya. (DN/vL)
Sudah Tahu Yang Ini?
loading...