INFO IKLAN: IKLANRUNGAN@MAIL.COM

Marquez - Pedrosa Cerita Penyebab Jatuh di GP Argentina

Marquez - Pedrosa Cerita Penyebab Jatuh di GP Argentina
Termas, runganSport -- Kedua rider Repsol Honda, Marc Marquez dan Dani Pedrosa gagal finis di GP Argentina tadi malam.

Marquez yang memulai balapan dari posisi Pole sempat memimpin di depan, namun begitu memasuki lap keempat dari total 25 lap balapan, Marquez jatuh di tikungan kedua sirkuit Termas de Rio Hondo.

Begitu juga dengan Pedrosa, awalnya ia berhasil menyalip rider Monster Yamaha Tech 3, Johan Zarco dan pembalap Octo Pramac Racing, Danilo Petrucci dalam perburuan posisi empat, namun Pedrosa jatuh di lap ke-14, di tikungan ke-2, di tempat yang sama dengan kecelakaan Marquez.

Untungnya, kedua pembalap tidak mengalami cedera dan berharap langsung siap di seri berikutnya di Austin (Texas, USA) dua pekan lagi.

"Saya merasa benar-benar nyaman di atas motor. Saya bisa melaju dengan sangat kuat dan cepat, seperti di sesi pemanasan saat kita memperbaiki set-up, yang membuat saya merasa cukup nyaman di atas motor," cerita Marquez.

"Kecelakaan tak terduga, saya telah melakukan kesalahan kecil, dan akhirnya saya rugi sendiri. Untungnya saya baik-baik saja, tetapi ini jenis kesalahan yang mengecewakan saya, padahal semuanya berjalan lancar.

Tapi kita harus segera melupakan rasa kecewa ini dan mulai fokus untuk balapan berikutnya di Austin nanti," harap pembalap asal Spanyol itu.
Marquez - Pedrosa Cerita Penyebab Jatuh di GP Argentina

Sama kecewanya dengan Marquez, Pedrosa berkata; "Saya melakukan start yang baik, tapi kemudian saya kehilangan waktu di lap-lap awal karena harus berduel melawan Petrucci dan Zarco," keluh  Pedrosla.

"Kemudian saya mulai mencoba mendorong motor lebih keras lagi, berharap bisa melewati mereka karena saya cukup nyaman di atas motor, dan sebisa mungkin untuk memangkas gap dari barisan depan karena saya ingin finis di podium," lanjutnya.

"Tapi sayangnya saya jatuh di tikungan kedua. Ada banyak benjolan pada tikungan tersebut, gara-gara itu situasi menjadi rumit, membuat grip ban turun naik.

Ketika saya mendorong motor dengan sangat keras, batas menjadi cukup sempit. Tentu kecelakaan ini sangat memalukan.

Tapi di sisi lain kecepatan saya cukup baik untuk mengejar pembalap di depan, dan kami akan menjaga motivasi ini untuk balapan berikutnya di Austin," pungkas Pedrosa. (DN/vL)
Sudah Tahu Yang Ini?
loading...