INFO IKLAN: IKLANRUNGAN@MAIL.COM

Zarco Cerita Penyebab Kalah dari Vinales di Prancis

Zarco Cerita Penyebab Kalah dari Vinales di Prancis
Paris, runganSport -- Rookie MotoGP Johann Zarco tampil sebagai bintang dalam balapan GP Prancis di Sirkuit Le Mans, namun di paruh kedua balapan ia kalah telak oleh rider utama Movistar Yamaha, Maverick Vinales.

Zarco menjadi rider Perancis pertama yang berhasil naik podium sejak terakhir kali pada tahun 2009, Zarco sukses naik podium di balapan kelimanya di MotoGP, usai melintas tercepat kedua di balapan kandangnya kemairn.

Rider Monster Yamaha Tech 3 itu sekarang ada di posisi kelima klasemen sementara dan hanya tiga poin di belakang juara dunia bertahan, Marc Marquez.

"Sejak tujuh lap terakhir saya mendapat sedikit kesulitan dengan ban belakang lunak saya. Sementara Vinales sangat kuat saat keluar tikungan di sepanjang balapan.

Dia melaju lebih baik. Pada akhirnya saya bisa mengikutinya, tapi itu rumit bagi saya. Ketika saya kemudian bertarung melawan Rossi, ia juga punya kecepatan yang lebih baik di tikungan," cerita Zarco kepada Speedweek.

"Tapi saya senang. Ketika saya melihat pertempuran di depan saya dan Rossi begitu kuat, saya pikir pada awalnya bahwa ia akan menyalip Vinales dan melarikan diri. Tapi kemudian Vinales malah menyerangnya pada lap final lagi.

Lalu saya berpikir bahwa itu akan menutup antara mereka dan apa pun bisa terjadi. Saya agak jauh, tapi saya mencoba untuk menjaga kecepatan yang baik dan tetap fokus, namun tetap pada limit," jelas Zarco.

Lalu dimana keunggulan seorang Zarco? "Jika Anda berkendara pada tingkat ini, Anda harus melakukan semuanya dengan sempurna. Anda harus melaju sempurna di tikungan dan saat keluar tikungan, mengatur motor dengan benar dan menggunakan grip saat keluar tikungan," ungkapnya.

"Langkah demi langkah Vinales terus menjauh. Saya ingin mengejanya dengan keunggulan saya di pengereman dan di saat masuk tikungan, karena itu adalah kekuatan saya.

Tapi jika Anda sudah ada di posisi podium, maka Anda tidak ingin mendorong lebih dan mengambil risiko," akui Zarco. (DN/FN)
Sudah Tahu Yang Ini?
loading...