INFO IKLAN: IKLANRUNGAN@MAIL.COM

Suzuki Kecewa Adaptasi Iannone Berantakan

Suzuki Kecewa Adaptasi Iannone Berantakan
Barcelona, runganSport -- Semuanya dimulai dengan sangat baik, pada November tahun lalu, Andrea Iannone tampaknya bisa membawa motor Suzuki GSX-RR, seolah-olah dia sudah sangat pandai menggunakan motor tersebut.

Sasisnya gesit, waktu lapnya cepat, dan Suzuki berbicara seolah-olah rider Italia itu bisa lebih garang dari pendahulunya, Maverick Vinales.

Namun, tujuh bulan kemudian, tepatnya saat ini, prediksi itu meleset. Iannone dan Suzuki sudah menderita sejak seri pembuka di Qatar sampai dengan menjelang habisnya paruh musim pertama ini, Iannone masih berusaha keras menyesuaikan gaya balapnya dengan "kuda Jepangnya" itu.

Terlebih, dalam balapan terkahir kemarin di GP Barcelona, Iannone hanya mampu finis ke-16, di luar zona poin, dan tertinggal hingga 43 detik di belakang pemenang balap, Andrea  Dovizioso.

Segudang masalah yang menghampiri Suzuki musim ini, membuat Suzuki bakal mengundur waktu peluncuran tim satelit mereka, yang sejatinya dijadwalkan pada tahun 2018 mendatang.

Lihat: Tinggalkan Suzuki? Ini Pernyataan dari Iannone

"Sejujurnya, kami tidak menyangka Iannone akan membutuhkan waktu lama untuk adaptasi," kata bos tim Suzuki Ecstar, Davide Brivio kepada Crash.

"Padahal di tes perdana di Valencia akhir musim lalu, Iannone sangat senang dengan motornya, luar biasa pokoknya. Saat itu keluhan Iannone hanya ada pada sektor elektronik.

Sedangkan sisanya, Iannone cukup senang. Lalu mungkin balapan akan datang dan kami menemukan beberapa kesulitan lagi. Elektronik adalah salah satu area dimana Iannone juga merasa lebih bahwa kita harus memperbaiki diri.

Juga memikirkan masalah bahwa faktanya Iannone berasal dari pabrikan (Ducati) yang memiliki keunggulan di sektor elektronik paling canggih. Jadi, memang benar bahwa Suzuki satu tingkat dibawahnya," terang pria Italia itu.

"Suzuki masih baru di MotoGP. Kita memang masih butuh waktu lama, dan kami mendapatkan teknisi tambahan langsung dari Jepang untuk mengerjakan elektronik. Kami telah memodifikasi sedikit operasi tim kami untuk lebih banyak berkonsentrasi pada sektor elektronik.

Kami sadar Kami sedang bekerja. Saya pikir kita sedang membuat langkah demi langkah," terangnya. (DN/FD)
Sudah Tahu Yang Ini?
loading...