Tiga Sebab Rossi Gagal Juarai MotoGP 2017

    SHARE
    Tiga Sebab Rossi Gagal Juarai MotoGP 2017

    Tavullia, runganSport — Libur MotoGP sudah dimulai, itu artinya paruh pertama musim ini sudah selesai.

    Rider Movistar Yamaha, Valentino Rossi mengalami peningkatan yang cukup baik dengan sasis baru, membawanya ke tangga kemenangan di GP Assen, sekarang Rossi hanya tertinggal 10 poin dari pemuncak klasemen sementara, Marc Marquez.

    Namun masalah Rossi tidak semuanya beres dengan kehadiran sasis baru, masih banyak masalah yang menyelimuti Rossi hingga saat ini.


    #1 Masalah Ban
    “Untuk ban sudah berubah banyak sejak tahun lalu, keseimbangan kekuasaan dan kondisi trek bervariasi dari minggu ke minggu. Oleh karena itu kita tidak dapat memperbaiki setiap sirkuit dibandingkan tahun lalu,” tutur Rossi kepada Tuttomotoriweb.

    “Sementara Honda mampu mengelola ban belakang dengan lebih baik dalam setiap situasi, dan ini menjadi keunggulan terbesar Marquez,” akui rider Italia itu.

    #2 Pembalap Penguji
    Jika Ducati dapat mengandalkan rider seluar-biasa Casey Stoner dan Michele Pirro sebagai tes rider, kemudian Honda dengan Hiroshi Aoyama, yang terbukti sangat membantu.

    Yamaha kini tidak punyak test rider mumpuni, yang hadir di samping Rossi dan Maverick Vinales untuk membantu mereka, Yamaha sebelumnya pernah memanfaatkan Katsuyuki Nakasuga, yang dalam lima tahun terakhir selalu mendapat wildcard di kelas utama khusus seri GP Jepang.

    “Nakasuga sangat cepat. Ia memenangkan Superbike Jepang. Tapi dia tidak seperti kita,” jelas Rossi. Dengan kata lain: Yamaha membutuhkan tes rider yang layak untuk tim juara dunia.


    #3 Pengembangan Motor Oleh Vinales
    Yamaha telah mengikuti arahan dari Vinales dalam pengujian pra-musim lalu, bahkan Yamaha hampir tidak lagi mendengarkan saran dari Rossi yang memiliki pengalaman bertahun-tahun menggunakan M1.

    Pada akhirnya, Yamaha harus pontang panting menyiapkan sasis baru untuk Rossi. Sekarang jatah pengembangan sudah dibagi, Vinales hanya fokus pada elektronik, sedangkan Rossi fokus memecangkan masaalah pada grip belakang.

    Jika Yamaha dan Rossi ingin keluar sebagai juara dunianya tahun ini, maka ketiga masalah tersebut harus segera diatas.  (DN/Lv)

    Sudah Tahu Yang Ini?

    loading...