Home Gosip Batal Pensiun, Pedrosa Gantikan Pol Espargaro di KTM 2019

Batal Pensiun, Pedrosa Gantikan Pol Espargaro di KTM 2019

Batal Pensiun, Pedrosa Gantikan Pol Espargaro di KTM 2019
Dani Pedrosa, Red Bull KTM Factory Racing 2019 / runganSport © Speedweek

Jerez, runganSport — Pada 18 Desember lalu, pembalap asal Spanyol, Dani Pedrosa telah melakukan pengujian di sirkuit Jerez bersama KTM untuk persiapan motor musim depan.

Tes itu menjadi kali pertama untuk Pedrosa merasakan mesin KTM setelah sekian lama bersama Honda.

Namun hasilnya membuat pihak KTM sangat terkesan, kinerja Pedrosa dengan mesin RC16 sangat luar biasa, membuat pabrikan asal Austria itu mengubah rencana mereka untuk musim 2019.

Pedrosa akan menjadi pembalap utama dan akan tetap balapan di 2019, bertandem dengan pembalap Prancis, Johann Zarco, sementara Pol Espargaro dikorbankan dan akan dijadikan tes rider.

Artinya Pedrosa tidak akan pensiun setelah keluar dari Repsol Honda, mulai 2019 ia akan bergabung dengan KTM dan kembali balapan.

Wartawan situs olahraga Spanyol, motosan.es melaporkan bahwa mereka telah berbicara dengan anggota tim KTM pada tes Jerez kemarin, dan telah mengumumkan bahwa Pedrosa pasti akan berada di Grand Prix Qatar di Sirkuit Losail pada 10 Maret mendatang.

CEO KTM, Stefan Pierer sangat terkesan dengan kinerja Pedrosa, sehingga ia menurunkan Pol sebagai pembalap penguji dan Pedrosa dijadikan pembalap utama.

Tapi ternyata berita tersebut langsung dibantah oleh Direktur KTM Motorsport.

“Rencana seperti itu tidak pernah disebutkan,” ujar Direktur KTM Motorsport, Pit Beirer membantah sebagaimana dilaporkan Speedweek.

Ternyata berita yang diterbitkan oleh Media Spanyol tersebut hanyalah lelucon untuk memeriahkan perayaan hari “Día de los Santos Inocentes” di Spanyol, yang jatuh pada 28 Desember kemarin, semacam lelucon April Mop.

Jadi, sebenarnya Pedrosa tetap akan pensiun dan statusnya di KTM hanya sebagai pembalap penguji saja.

Hal serupa juga sempat dilakukan oleh pembalap Repsol Honda, Marc Marquez yang katanya akan menggunakan nomor #1 mulai 2019, tapi ternyata hanya lelucon belaka. (DN/eV)

NEXT: Marquez: Larang Lorenzo ke Honda Artinya Saya Lemah