Home Gosip Bocor! Quartararo ke Ducati, Gaji Selangit

Bocor! Quartararo ke Ducati, Gaji Selangit

Bocor! Quartararo ke Ducati, Gaji Selangit
Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) vs Karel Abraham (Reale Avintia Ducati) MotoGP Brno, Ceko 2019 / runganSport © MotoGP.

Fabio Quartararo boleh saja pindah ke Ducati dengan gaji tinggi nantinya, tapi itu akan sangat beresiko jika motor yang ia dapat tak sesuai dengan gaya balapnya.

Roma, runganSport — Nama pembalap pendatang baru asal Prancis, Fabio Quartararo dengan mengejutkan telah menjadi sorotan utama di musim debutnya ini.

Tampil bersama tim Satelit Petronas Yamaha SRT, tak menghalangi langkah rider muda itu untuk membekuk rider top barisan depan.

Sejauh ini setelah MotoGP Aragon, Quartararo telah berhasil dengan tiga posisi Pole dan empat kali naik podium.

Di MotoGP San Marino beberapa waktu lalu ia nyaris mengalahkan rider Repsol Honda, Marc Marquez dalam perebutan kemenangan hinggal lap terakhir.

Awal naik ke MotoGP Quartararo didapat oleh Petronas dengan harga yang terbilang rendah ketimbang rookie lainnya.

Tapi nilai tawar jagoan #20 itu sekarang semakin melambus seiring performa yang kian beringas.

Tahun depan pun sepertinya Quartararo akan mendapat upgrade motor ke level pabrikan, walau tetap di tim satelit.

Kontraknya dengan Petronas Yamaha SRT berdurasi dua musim, yakni 2019 dan 2020. Jadi setelah itu ia bebas menetukan masa depan karirnya di Grand Prix.

Tapi tentu saja Yamaha akan memberikan tawaran yang sulit ia tolak agar tetap di Yamaha, bahkan mungkin akan mendapat tempat di tim pabrikan.

Sayangnya, Yamaha bukan tanpa saingan, beberapa tim dan pabrikan lain diam-diam tampaknya mulai menunjukkan minat pada bocah Nice itu.

Lantas apa yang akan menjadi pilihan utama Quaratararo selanjutnya, gaji yang banyak atau motor yang bisa membawanya menjadi juara dunia?

“Ini benar-benar tergantung pada apa yang ingin ia capai, jika ia menginginkan uang (banyak) ia bisa bersama Ducati.

Mungkin mereka (Ducati) akan menawarkannya kontrak besar, jika dia lapar akan hal itu dan bisa tampil cepat, maka semuanya akan baik-baik saja.

Tapi jika motor (Ducati) tidak sesuai dengan gaya balapnya, kemudian setelah dua tahun ia mungkin akan mendapat banyak uang tapi gagal menjadi juara dunia.

Dan jika targetnya adalah menjadi juara dunia, mungkin Quartararo butuh pendekatan bebeda,” kata Manajer tim, Wilco Zeelenberg.

Lalu apa yang akan menjadi pilihan Quartararo, Ducati atau Yamaha?

“Saya tak tahu pikiran dan isi hatinya, jadi mungkinAnda harus bertanya kepadanya. Saat ini tak ada yang bisa kita lalukan selain menunggu, yang jelas kontranya bersama kami selama dua tahun dan setelah itu ia bebas kemana ingin pergi,” jawab pria Belanda itu dalam wawancara bersama GPOne.

Menarik untuk melihat pergerakan nama Quartararo nantinya di pasar transfer 2021. (DN/eV)

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here