Home Gosip Bocoran dari Lorenzo, MotoGP 2020 Gagal Total?

Bocoran dari Lorenzo, MotoGP 2020 Gagal Total?

Bocoran dari Lorenzo, MotoGP 2020 Gagal Total?
Hafizh Syahrin (Red Bull KTM Tech3) MotoGP Austin, Amerika Serikat 2019 / runganSport © MotoGP.

Jorge Lorenzo pesimis bahwa MotoGP 2020 masih bisa terlaksana, satu-satunya harapan adalah vaksin, dan itu butuh waktu lama untuk ditemukan.

Dubai, runganSport — MotoGP masih punya harapan tinggi untuk musim 2020 dengan sesegera mungkin bisa dimulai, tapi kondisi seluruh dunia saat ini masih belum membaik.

Rider penguji Yamaha MotoGP, Jorge Lorenzo tidak terlalu percaya bahwa balapan masih dapat diadakan tahun ini.

Meski infeksi wabah COVID-19 perlahan mulai menurun, tapi akhir dari krisis Corona belum dapat diprediksi, apalagi acara olahraga besar seperti akhir pekan balap MotoGP apakah bisa langsung digelar atau tidak, apakah diizinkan oleh pihak berwenang?

Karena perbatasan masing-masing negara tetap ditutup, ketakutan akan gelombang infeksi kedua terlalu besar bagi seseorang untuk berpikir tentang melonggarkan peraturan masuk dan keluar di semua negara.

Rintangan yang harus diatasi tim MotoGP pada kemungkinan tanggal balapan juga besar, terlepas dari apakah balapan akan berlangsung tanpa penonton di tribun.

Namun demikian, persiapan untuk balapan dengan pintu tertutup terus berlanjut, dan kemungkinan balapan hanya akan belangsung di dua atau tiga tempat yang berbeda, masing-masing dengan dua hingga tiga kali balap, saat ini sedang dipertimbangkan.

Ini juga memberi sedikit harapan untuk Lorenzo agar mendapat seri pengganti untuk wildcard, yang sebelumnya dijadwalkan di Catalunya.

“Saya berharap gelaran MotoGP di Catalunya hanya ditunda, tapi tentu saja dapat dibatalkan jika tidak ada balapan yang bisa berlangsung tahun ini.

Itu sangat mungkin, bahkan jika setiap orang secara alami mengharapkan yang sebaliknya,” kata Lorenzo dalam wawancara dengan AS.

“Jika ada balapan, bisa jadi Yamaha dan saya sedang mempertimbangkan untuk menggunakan wildcard di seri lain.

Tapi saya pesimis karena para ahli mengatakan bahwa hanya vaksinasi yang dapat mengubah situasi secara signifikan,” tambah X-Fuera.

Mungkin tidak harus menunggu hingga 18 bulan sebelum kita mendapat vaksin seperti itu, karena para peneliti di seluruh dunia sedang bekerja keras untuk menemukan obat yang cocok.

Baca: Rossi: Saya Bukan Rider Terbaik Sepanjang Sejarah, Tapi

Tapi itu masih bisa memakan waktu enam hingga dua belas bulan, dan itu masalahnya,” demikian sang juara dunia lima kali itu. (DN/eV)

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here