Home Gosip Duet Lorenzo-Marquez Tak Mungkin Akur di Repsol Honda

Duet Lorenzo-Marquez Tak Mungkin Akur di Repsol Honda

Duet Lorenzo-Marquez Tak Mungkin Akur di Repsol Honda
Jorge Lorenzo, Repsol Honda 2019 / runganSport © HRC.

Jakarta, runganSport — Menjelang perpisahan dengan Tim Ducati beberapa waktu yang lalu, pembalap Spanyol, Jorge Lorenzo malah terlibat konflik dengan mantan rekan satu timnya, Andrea
Dovizioso.

Awalnya Dovi menyebut bahwa ada yang aneh dengan absennya Lorenzo di seri Malaysia beberapa waktu yang lalu.

Kemudian, keduanya mulai saling sahut di media dan akhirnya Ducati harus turun tangan untuk mempertemukan keduanya.

Sampai sekarang belum ada berita konfirmasi mengenai perdamaian keduanya yang cenderung saling diam.

Lorenzo sendiri hanya mengahabiskan dua musim di Ducati, di tahun pertamanya pada 2017 lalu, hubungan keduanya cukup baik, sayangnya dipenghujung 2018 keduanya tak nampak akur lagi.

Sebelumnya, ketika masih berada di Yamaha, Lorenzo dengan mantan tandemnya, Valentino Rossi juga kerap berselisih pendapat.

Bahkan hubungan permusuhan yang terjalin antara Lorenzo dan Rossi menjadi yang paling heboh sepanjang sejarah Grand Prix dalam beberapa musim terakhir.

Tim Yamaha bahkan sempat membangun tembok pemisah di paddock, agar Lorenzo dan Rossi tak melakukan kontak yang berlebihan.

Hubungan Lorenzo dan Rossi sempat membaik memerapa kali, namun sebanyak apapun mereka berusahan terlihat kompak, sebanyak itu pula ada alasan untuk saling serang.

Bahkan kepergian Lorenzo dari Yamaha ke Ducati pada 2017 lalu juga menjadi salah satu akibat dari hubungan yang kurang baik antar pembalap satu tim.

Mulai 2019, Lorenzo pindah ke Repsol Honda dari Ducati, kurang lebih dengan kondisi yang sama, yakni Lorenzo meninggalkan Dovi dalam keadaan hubungan yang kurang akur.

Lorenzo dan Marquez sama-sama akan membela Repsol Honda sampai 2020 mendatang.

Keduanya masih sama-sama muda, sama ambisius, sama egoisnya dan tujuan utama mereka jelas menjadi juara dunia.

Marquez yang sudah lama di Repsol Honda tentu ingin mempertahankan dominasinya sebagai rider terbaik, sementara Lorenzo dengan catatan gelar dan kemenangan di pabrikan
yang berbeda yang sudah berhasil ia raih, membuatnya menjadi sosok yang tak ingin dikalahkan.

Apalagi pada musim-musim awal kedatangan Marquez ke MotoGP sempat ada cekcok besar-besaran dengan Lorenzo.

Bermula dari overtake agresif di Tikungan akhir sirkuit Jerez pada 2013 lalu, dimana Marquez memaksa masuk untuk merebut posisi satu dalam balapan kala itu, namun aksinya membuat Lorenzo melebar karena mendapat benturan yang cukup keras.

Setelah itu, penggemar Marquez dan penggemar Rossi untuk pertama kalinya bersatu saling dukung untuk melawan Lorenzo.

Penggemar Marquez dan Rossi saat itu punya satu kesamaan mutlak, yakni rider idola mereka merupakan musuh utama Lorenzo.

Kondisi berbalik setelah musim 2015, dimana penggemar Marquez dan Rossi mulai pecah dan sekarang agak merapat ke Lorenzo,

Untuk saat ini, hubungan Marquez dan Lorenzo cukup stabil, tapi dengan menempatkan keduanya di tim yang sama, besar kemungkinan akan ada konflik besar yang berkepanjangan. (DN/eV)

NEXT: Sudah Boleh Komentar, Lorenzo Beber Beda Honda dan Ducati