Home Gosip Jangankan Ganti Motor, Ganti Nomor Saja Marquez Takut

Jangankan Ganti Motor, Ganti Nomor Saja Marquez Takut

Jangankan Ganti Motor, Ganti Nomor Saja Marquez Takut
Marc Marquez, Repsol Honda 2018 / runganSport © Twitter/Marc Marquez.

Cervera, runganSport — Jum’at, 28 Desember kemarin penggemar MotoGP seluruh dunia dihebohkan dengan posting sosial media rider Repsol Honda, Marc Marquez.

Jagoan Cervera itu mengunggah gambar dirinya yang sedang mengendarai motor Honda RC213V MotoGP dengan nomor start #1.

Di keterangan foto, Marquez mengatakan bahwa ia akan menggunakan nomor baru di musim baru 2019.

Namun ternyata hal itu hanyalah akal-akalan Marquez, ia ikut meramaikan hari “Día de los Santos Inocentes”,semacam April Mop-nya orang-orang Spanyol.

Baca: Akal-akalan Marquez, Ganti Nomor 1 Mulai 2019

Jika Marquez ingin menggunakan nomor start #1, sebenarnya ia sudah berhak sejak musim 2014 lalu, karena pada tahun sebelumnya (2013) ia berhasil menjadi juara dunia.

Salah satu alasan mengapa The Baby Alien enggan menggunakan nomor 1 karena ia tak ingin ada kebingungan, nomor #93 sudah menjadi ciri khas Marquez sejak kelas paling bawah.

Jadi, citra diri Marquez sudah ditunjukkan sejak awal karir Grand Prixnya dengan angka kesayangan 93.

Penggemar MotoGP mungkin tak terlalu berharap jagoan Honda itu menggunakan nomor 1 di MotoGP, tapi lebih ingin melihat Marquez di atas mesin lain.

Sosok Marquez tak dapat dimungkiri lagi bahwa ia adalah salah satu rider paling tangguh yang pernah hadir di Grand Prix dalam beberapa musim terakhir ini.

Namun dimata sebagian orang, utamanya mereka yang ‘anti-Marquez’, belum bisa menerima sepenuhnya dominasi Sang Matador, mereka berharap bisa melihat Marquez mengendari
motor lain dan tampil tangguh sebagaimana ia menggeber Honda.

Sebelum menandatangai kontak dua musim bersama Repsol Honda untuk 2019-2020, Marquez santer dirumorkan pindah ke Yamaha, Ducati dan KTM.

Ducati bahkan disebut-sebut sebagai pabrikan yang sangat mengidamkan jasa Marquez, mungkin mereka akan kembali berusaha sekuat tenaga membajak Marquez dipenghujung
2020 mendatang, ketika kontraknya akan habis di tim Oranye.

Pembalap seperti Valentino Rossi dan Legenda Grand Prix asal Australia, Mick Doohan memberikan pendapatnya bahwa Marquez tidak perlu membuktikan kehebatannya dengan pindah ke pabrikan lain.

Baca:

Lalu mengapa Marquez begitu betah bersama Repsol Honda?

Kakak Alex Marquez itu berulang kali menegaskan bahwa posisinya di Honda sampai sejauh ini masih nyaman dan mendapat dukungan penuh dari orang-orang Honda.

Ambisi lain Marquez adalah ingin menjadi pembalap dengan gelar terbanyak di MotoGP, walau ia tak secara langsung mengatakannya, tapi Marquez punya target besar untuk menjadi yang terbaik.

Marquez melihat Repsol Honda menjadi modal utamanya untuk mencapai target tersebut. Jika nanti targetnya sudah tercapai, mungkin Marquez baru akan berpikir untuk mencoba pabrikan lain. (DN/eV)

NEXT: Rossi Takkan Pensiun Walau Raih Gelar Ke-10