Home Gosip Gosip: Lorenzo-Zarco Keluar dari MotoGP

Gosip: Lorenzo-Zarco Keluar dari MotoGP

Gosip: Lorenzo-Zarco Keluar dari MotoGP
Johann Zarco (Red Bull KTM Factory Racing) vs Jorge Lorenzo (Repsol Honda) MotoGP Termas de Rio Hondo, Argentina 2019 / runganSport © MotoGP.

Jorge Lorenzo dan Johann Zarco sama-sama sedang kesulitan dengan tim barunya tahun ini, berturut-turut ada di posisi 16 dan 17 klasemen sementara dengan masing-masing 19 dan 16 poin.

Jakarta, runganSport — Dua nama besar di kelas utama, Jorge Lorenzo (Repsol Honda) dan Johann Zarco (Red Bull KTM Factory Racing) dirumorkan tak akan mampu bertahan di MotoGP tahun depan.

Kedua rider ini kerap digosipkan akan memilih untuk keluar dari MotoGP.

Baik Lorenzo maupun Zarco, keduanya sama-sama menjalani debut tahun ini di pabrikan baru untuk mereka, Zarco bersama KTM dan Lorenzo di Honda.

Awal musim Lorenzo diharapkan bisa memberikan warna baru di Repsol Honda, sekaligus bisa menghadirkan tantangan sepadan bagi rekan satu timnya, Marc Marquez.

Tapi kondisi saat ini sudah sangat berbeda dari target awal.

Walau Lorenzo terlihat sangat tenang menghadapi kesulitannya kondisi saat ini, jelas rider Mallorca itu sangat tidak cocok dengan motor Honda yang sangat bergaya Marquez.

Bisa dibilang Lorenzo tak cocok membawa motor Marquez (Honda rasa Marquez).

Adaptasi sulit Lorenzo dengan RC213V semakin diperparah oleh faktor fisik, ia mengalami kecelakaan dan cedera yang sangat berat dan sudah terlalu sering.

Yang paling baru dan berat adalah retak tulang belakang, memaksanya keluar dari MotoGP Belanda dan Jerman menjelang jeda paruh musim.

Lorenzo direncanakan sembuh dan bisa kembali ke lintasan setelah libur musim panas ini, yakni di MotoGP Brno, Ceko awal Agustus mendatang.

Tapi banyak pihak yang meragukan hal itu, dalam kondisi apa Lorenzo akan melakukannya, tidak hanya secara fisik tapi juga dari sudut pandang psikologis?

Jika kinerja Lorenzo tak berubah secara substansial, mudah untuk memperkirakan bahwa ketegangan antara Lorenzo dan Honda bisa saja meningkat.

Lalu kemudian, rumor tentang perpisahan antara Lorenzo dan pabrikan Jepang itu makin terbuka lebar, dengan kemungkinan bahwa Lorenzo tak menemukan tim/pabrikan lain yang layak baginya di musim berikutnya.

Kondisi rumit ini bisa saja mengakhir karir balap X-Fuera di Grand Prix, rumor ini masih hanya sebatas hipotesa, tetapi ini adalah skenario yang tidak sepenuhnya bisa diabaikan begitu saja.

Terlebih akhir-akhir ini Honda mulai digosipkan dekat dengan nama-nama pengganti potensial untuk Lorenzo, di daftar teratas ada nama rider asal Jepang, Takaaki Nakagami dan juga ada nama adik Marquez, Alex Marquez.

Sementara untuk Zarco, kondisi rumit serupa juga menyelimuti jagoan Prancis itu.

Menghabiskan dua musim gemilang bersama Satelit Yamaha (2017 dan 2018), tapi Zarco langsung tenggelam begitu berseragam pabrikan KTM.

Paruh pertama musim ini hasil Zarco sangat buruk, yang awalnya KTM sangat yakin bisa bangkit dan maju ke barisan depan setelah melihat laju Zarco saat bersama Monster Tech3.

Tapi dalam kenyataannya bersama KTM, Zarco hanya sanggup finis ke-10 di Catalunya, itulah satu-satunya raihan terbaik di sembilan seri awal, selebihnya lebih buruk dari itu.

Ada harapan tinggi pada Zarco dan investasi besar-besaran pada motor, tapi masih tetap tak mampu meningkat dengan kecepatan seperti yang ditargetkan.

Yang jelas bahwa kedua belah pihak (Zarco dan KTM) sudah sama-sama ragu dengan jalan yang mereka tempuh, dan ketegangan antara mereka telah meningkat sedemikian rupa sehingga sekarang mulai sering tercium aroma perpisahan.

Sebagaimana diberitakan Speedweek, saat ini sudah sulit untuk melanjutkan kebersamaan Zarco dan KTM, dan bisa jadi Zarco akan ke Superbike jika tak mendapat tempat lagi di MotoGP.

Untuk tim lainnya, Monster Energy Yamaha tampaknya tak akan berubah dengan duet Maverick Vinales dan Valentino Rossi, kecuali jika Rossi memutuskan untuk pensiun pada akhir tahun ini, peluang yang mungkin tak akan terjadi walau Rossi sedang dalam kondisi terburuknya.

Begitu juga dengan Mission Winnow Ducati, nama Danilo Petrucci bersama Andrea Dovizioso sudah dikunci dengan rapat.

Satelit mereka (Pramac Racing) tampaknya juga masih percaya dengan duet Jack Miller dan Prancesco Bagnaia.

Satu nama lain yang menggantung adalah rider asal Malaysia, Hafizh Syahrin.

Syahrin tahun depan dipastikan keluar dari skuad lapis kedua KTM, ia resmi digantikan oleh rider asal Afrika Selatan, Brad Binder.

Kemungkinan terbesar bagi Syahrin adalah ke KTM Tech3 Moto2, rumor lain menyebut ia akan ke Petronas Sprinta Racing Moto2 jika ada slot tambahan untuk tim Malaysia itu dari pihak Dorna Sport. (DN/eV)

NEXT: Paruh Musim: 4 Rider Moto2 Terbawah, Termasuk Dimas Ekky