Home Gosip Masalah Internal, Manajer Isyaratkan Marquez Tinggalkan Honda

Masalah Internal, Manajer Isyaratkan Marquez Tinggalkan Honda

Masalah Internal, Manajer Isyaratkan Marquez Tinggalkan Honda
Marc Marquez (Repsol Honda) MotoGP Phillip Island, Australia 2019 / runganSport © MotoGP.

Kedatangan Pol Espargaro yang menyebabkan tersingkirnya Alex Marquez di Repsol Honda diyakini akan membuat Marc Marquez keberatan.

Barcelona, runganSport — Pembalap Spanyol, Marc Marquez dulunya terbiasa berbenturan dengan rider Italia, Valentino Rossi.

Tapi dalam beberapa musim terakhir, ia harus berhadapan dengan Italia lainnya, Andrea Dovizioso yang cukup tangguh di lintasan.

Mungkin nama Fabio Quartararo akan menjadi rintangannya di masa depan, tapi ia tentu tidak akan pernah berpikir kalau lawannya yang berikutnya adalah orang dalam rumahnya sendiri, yakni kepala tim Repsol Honda, Alberto Puig.

Percikan yang memicu ketegangan dalam tim Marquez adalah keputusan untuk menggantikan Alex Marquez dengan Pol Espargaro mulai 2021 mendatang.

Bahkan keputusan itu diambil sebelum Alex ikut tampil pertama kali di balapan tahun ini, singkatnya Alex akan dialihkan ke tim satelit LCR Honda untuk musim depan.

Hal ini dilakukan Puig untuk membatasi dominasi Emilio Alzamora, sang manajer duo Marquez.

Pada dasarnya Marqez telah setuju menjadi rider Honda dengan kontrak baru empat tahun, yakni sampai akhir 2024 mendatang, tentu dengan kedatangan sang adik Marquez semakin bersedia tinggal lama di timnya saat ini.

Tapi untuk alasan politik tersembunyi, Puig ingin membatasi dominasi Marquez dan manajernya yang kuat, Alzamora dalam tim.

Sudah jelas kalau Honda tidak ingin menghilangkan ridernya yang sanggup mengemas enam gelar juara dunia dalam tujuh tahun terakhir, tapi pada saat yang sama, Puig tampaknya ingin membatasi pengaruh Alzamora.

Karena kisruh internal ini, bisa saja sekarang Marquez bisa meninggalkan Honda dan pergi ke tim lain.

Perpisahan Marquez dengan Honda, yang hingga kemarin tampak mustahil, kini tidak lagi tampak seperti ide gila.

Manajer Marquez sendiri yang menghembuskannya, di sela-sela wawancara dengan DAZN Spanyol.

“Marquez adalah pembalap yang masih sangat muda dan tujuannya adalah untuk menang, dengan motor yang sama atau dengan pabrikan lain,” tegas Alzamora sebagaimana dimuat Tuttomotoriweb.

Terlebih semua pabrikan pasti siap menyambut Marquez dengan tangan terbuka, yang paling siap tentu saja Ducati, yang telah membujuknya selama bertahun-tahun.

Baca: Pengamat: Rossi Jangan Mimpi Juara Dunia Lawan Marquez

Sirkatnya, akan ada banyak efek domino jika benar Pol akan bergabung dengan Repsol Honda tahun depan, kita nantikan saja perkembangan terbarunya. (DN/eV)

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here