Home Gosip Gosip: Motor Honda 2020 Sulit, Marquez Pindah ke Ducati

Gosip: Motor Honda 2020 Sulit, Marquez Pindah ke Ducati

Gosip: Motor Honda 2020 Sulit, Marquez Pindah ke Ducati
Alex Marquez & Marc Marquez (Repsol Honda) Tes Pra-musim MotoGP 2020 Sepang, Malaysia 2020 / runganSport © Twitter/Alex Marquez.

Pengamat MotoGP asal Italia, Carlo Pernat mengatakan ada kemungkinan Marc Marquez bakal meninggalkan Repsol Honda di akhir 2020 ini.

Roma, runganSport — Hasil tes Pra-musim MotoGP 2020 selama tiga hari di Sirkuit Sepang, Malaysia pekan lalu menghasilkan banyak tanda tanya untuk Repsol Honda dan Marc Marquez.

Ada kekhawatiran besar di Honda. Sejauh ini, nyatanya, Marquez tampaknya masih belum pulih dari cedera bahunya.

Rider Spanyol itu sudah melakukan operasi, tapi masih menderita rasa sakit dan kemungkinan besar bahwa ia harus menjalani operasi bahu lagi.

Selain masalah fisik, juga muncul masalah pada motor, yang sejauh ini sepertinya tidak sesuai dengan situasi.

“Tentu saja kita berbicara tentang tes tiga hari, tapi Marquez tidak tampak dalam kondisi fisik yang paling baik.

Ini lebih buruk. Sebenarnya, motor Honda juga tidak berjalan dengan baik. Sebenarnya, itu adalah motor (Honda 2020) yang telah memberikan feeling yang kurang positif ketimbang yang lain.

Mesinnya sangat kuat, tapi punya banyak sasis untuk dicoba dan tak satu pun yang tampaknya berjalan dengan baik.

Saya melihat Marquez yang sangat gugup dan terutama karena belum menandatangani kontrak dengan Honda,” terang Pengamat MotoGP asal Italia, Carlo Pernat sebagaimana dimuat Tuttomotoriweb.

Pernat pernah memprediksi jika Marquez akan mengumumkan kontrak barunya bersama Repsol Honda di acara presentasi tim di Jakarta kemarin.

“Saya mengharapkan pengumuman pembaruan kontrak Marquez selama dua tahun lagi pada presentasi tim, tapi itu tidak terjadi dan saya juga melihat konferensi Puig yang agak aneh.

Saya tidak tahu apakah Puig sadar kalau Honda hanya akan ada di posisi 4 atau 5 tanpa Marquez. Selain itu, kontrak saudaranya (Alex Marquez) juga hanya untuk satu tahun, jadi saya tidak ingin Ducati memberikan tekanan besar untuk mendapatkan Marquez mulai 2021 setelah kehilangan Vinales,” sambung Pernat.

Lalu apa artinya kondisi Marquez dan Honda saat ini?

“Bagaimanapun, saya melihat Honda dalam krisis yang cukup besar. Tanda-tanda bahwa ban (Michelin) musim ini akan menyebabkan masalah bagi Honda dan Ducati yang sudah kami dapat setelah Brno, saat para pembalap mencoba senyawa baru.

Baca: Honda Sebenarnya Berhak Larang Lorenzo Gabung Yamaha

Michelin tidak membantu pembalap, setiap tahun mereka membuat ban yang seharusnya bagus untuk semua pembalap,” demikian Pernat. (DN/eV)

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here