Home Gosip Panas Lagi, Cekcok Bos Ducati vs Bos Honda Berlanjut

Panas Lagi, Cekcok Bos Ducati vs Bos Honda Berlanjut

Panas Lagi, Cekcok Bos Ducati vs Bos Honda Berlanjut
Marc Marquez (Repsol Honda) vs Andrea Dovizioso (Mission Winnow Ducati) MotoGP 2019 / runganSport © MotoGP.

Roma, runganSport — Direktur olahraga Ducati MotoGP, Paolo Ciabatti menyebut Manajer Repsol Honda, Alberto Puig, salah menafsirkan pernyataannya untuk menimbulkan kontroversi pabrikan.

Ciabatti mengacu pada wawancara Puig yang diberikan kepada El Confidencial, di mana pria Spanyol itu menyerang Ducati karena menyiratkan bahwa keberhasilan MotoGP baru-baru ini tidak mungkin terjadi tanpa Marc Marquez.

“Saya pikir Ciabatti harus melihat semua balapan 500cc dan MotoGP yang dimenangkan Honda, semua gelar,” ujar Puig dalam wawancaranya.

Baca Selenglapnya: Panas! Honda Semprot Ducati yang Sindir Marquez

Intinya, Puig malah menyebut jika Ducati dengan segala upayanya hanya mampu menghasilkan satu gelar juara dunia lewat Casey Stoner, dengan cara khusus dan perlakukan khusus kepada Stoner agar bisa menjadi juara dunia.

Menanggapi pernyataan Puig, Ciabatti menyebut bos Honda itu telah memutarbalikkan kata-katanya untuk “menyerang” Ducati.

Ciabattimenegaskan bahwa rekor MotoGP Honda akan terlihat sangat berbeda tanpa Marquez, dan bisa saja pabrikan Jepang itu akan tetap mencari gelar pertama sejak 2011 jika tak ada Marquez.

“Apa yang dilakukan Puig adalah menafsirkan pernyataan saya dengan maksud untuk menciptakan kontroversi,” ujar Ciabatti kepada Autosport.

“Dengan cara ini, Anda dapat menyerang Ducati secara gratis.

Saya hanya mencatat fakta yang tak terbantahkan, yang merupakan peran yang dimainkan oleh Marquez dalam kemenangan dan gelar yang diakumulasi Honda sejak ia melakukan debut di MotoGP pada 2013.

Dengan sangat hormat saya kepada Honda, jumlahnya akan sangat berbeda tanpa Marquez meskipun punya dua pembalap hebat seperti Dani Pedrosa dan Cal Crutchlow,” sambung menjelaskan maksud pernyataan awalnya.

Marquez sendiri telah memenangkan lima dari enam gelar MotoGP terakhir, dan tahun ini tampaknya senang menuju gelar keenam dengan santai, karena rider Spanyol itu saat ini tengah unggul 58 poin atas rival terdekat, Andrea Dovizioso (Mission Winnow Ducati).

Tapi walaupun Marquez selalu mendominasi sejauh ini, 2019 sudah terbukti sulit untuk semua pembalap Honda, bahkan motor Honda tahun ini lebih sulit dikendarai ketimbang motor tahun sebelumnya.

Dari semua pembalap Honda di MotoGP, Crutchlow yang berhasil naik podium tahun ini bersama Marquez, sementara Jorge Lorenzo bahkan belum mencapai finis di 10 besar sejauh ini. (DN/eV)

NEXT: Ducati Sindir Honda Karena Terlalu Marquez

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here