Home Gosip Sampai Kapan Valentino Rossi Zonk Melulu?

Sampai Kapan Valentino Rossi Zonk Melulu?

Sampai Kapan Valentino Rossi Zonk Melulu?
Marc Marquez vs Valentino Rossi, MotoGP 2018 / runganSport © MotoGP.

Jakarta, runganSport — Terakhir kali bintang Italia, Valentino Rossi mengangkat tropi kemenangan di atas puncak podium adalah di seri Assen, Belanda musim 2017 lalu.

Setelah itu, Rossi menghabiskan sisa balapan 2017 dengan tanpa kemenangan.

Kisah sedih Rossi kemudian berlanjut dan semakin menjadi-jadi dari awal sampai akhir musim baru 2018.

Untuk pertama kalinya setelah 2012, Rossi kembali menghabiskan semusim penuh tanpa pernah menang balap.

Di akhir musim 2018, Rossi sebenarnya punya peluang menang di dua seri, Malaysia dan Valencia.

Namun sayangnya ia terjatuh di Sepang saat memimpin balapan, dan juga jatuh di Valencia di balapan kedua, setelah sebelumnya ada insiden Red Flag.

Meski demikian, Rossi masih mampu memegang status sebagai pembalap Yamaha terbaik di klasemen akhir, ia finis ketiga secara keseluruhan di akhir tahun, tepat dibawah dua jagoan yang lebih muda darinya, Marc Marquez dan Andrea Dovizioso.

Sementara untuk gelar juara dunia, Rossi tak pernah lagi merasakan hal tersebut sejak lebih lama lagi, yakni sejak musim 2010.

Gelar terakhir Rossi sejauh ini di Grand Prix terjadi pada musim 2009 lalu.

Sementara di 2010, 2012 dan 2015 ada nama Jorge Lorenzo yang meraih gelar juara dunia, sedangkan musim 2011 jatuh kepada rider Australia, Casey Stoner dan sisanya sejak 2013 menjadi milik anak Cervera, Marquez.

Pihak Yamaha membenarkan kalau kondisi motor M1 mereka sudah sangat bermasalah sejak musim 2016 lalu, puncaknya ada di tahun 2018 kemarin.

Masalah M1 cukup rumit yang mencakup semua area, mulai dari masalah pada elektronik, akselerasi dan daya cengkeram bagian belakang motor.

Kendala teknis inilah yang menghambat Rossi dan sang tandem, Maverick Vinales untuk bertarung meraih kemenangan.

Rossi sendiri mendapat menghargaan “Pecundang of the Year” atau “Tapiro d’Oro” untuk tahun 2018 karena menjadi salah satu atlet Italia yang berkinerja dan prestasi buruk.

Perlahan Yamaha mulai mengerti dengan jalan keluar dari masalah akut mereka, sedangkan Rossi lagi-lagi meminta Yamaha untuk memperhatikan hal-hal teknis dengan lebih serius lagi, The Doctor menyarankan pabrikan Jepang itu berkaca pada kesuksesan besar dari usaha maksimal yang dilakukan Ducati dalam beberapa musim terakhir ini.

Tahun 2019 ini bisa menjadi titik balik bagi Yamaha di Grand Prix, dengan pengalaman menderita dua tahun terakhir ini, tentu Yamaha tak akan mengulang kesalahan yang sama lagi.

Harapan kepada Rossi pun semakin optimis, walau bintang Italia itu tak lagi memprioritaskan gelar ke-10, tapi semua pembalap tentu menargetkan kemenangan, termasuk Rossi. (DN/ev)

NEXT: Reaksi Rossi Terima Piala ‘Pecundang of the Year’