Home Gosip Strategi Rossi Kalahkan Marquez Lewat Morbidelli-Bagnaia

Strategi Rossi Kalahkan Marquez Lewat Morbidelli-Bagnaia

Strategi Rossi Kalahkan Marquez Lewat Morbidelli-Bagnaia
Franco Morbidelli & Valentino Rossi, MotoGP 2018 / runganSport © MotorSport.

Jakarta, runganSport — Sejak naik ke MotoGP pada musim 2013 lalu, rider Repsol Honda, Marc Marquez telah sukses menjadi juara dunia sampai musim 2018, ia hanya gagal satu kali pada 2015, ketika Jorge Lorenzo menjadi satu-satunya pembalap yang berhasil merampai gelar Marquez sejauh ini.

Tapi keduanya adalah pembalap Spanyol, dan rider-rider Spanyol telah mendomonasi di MotoGP, baik dari segi jumlah maupun prestasi mereka.

Negara lain yang punya absisi besar untuk menghentikan kedigdayaan Negeri Matador adalah Italia, tentunya lewat rider bintang mereka, Valentino Rossi.

Rossi sendiri masih membela Movistar Yamaha, dan akan tetap aktif membalap sampai musim 2020 mendatang.

Beberapa waktu yang lalu, Rossi mengatakan bahwa gelar juara dunia ke-10 bukan lagi target utamanya yang ambisius di 2019, melainkan menargetkan kemenangan di tiap pekan balap.

Bukan berarti Rossi menyerah begitu saja melihat dominasi mematikan dari anak-anak Spanyol, Rossi punya cara tersendiri untuk menghentikan laju mereka.

Beberapa hari setelah Monza Rally Show yang lalau, Rossi mengatakan ia ingin menghentikan dominasi Spanyol lewat program pendidikan balap miliknya, VR46 Rider Academy.

“Ini penting karena akan baik karena kami ingin mengakhiri dominasi Spanyol. Kita harus membantu bakat-bakat muda Italia untuk masa depan,” kata Rossi beberapa waktu lalu.

Artinya, Jika Rossi gagal mengalahkan Marquez dan pembalap Spanyol lainnya, Rossi masih punya jurus dengan menciptakan anak-anak didik Italia yang siap tempur.

Sejauh ini sudah ada dua nama yang digadang-gadang bakal menjadi nama besar di masa depan MotoGP.

Mereka adalah Franco Morbidelli dan Francesco Bagnaia, dua juara dunia Moto2 yang akan bersaing langsung dengan Rossi di MotoGP 2019.

Morbidelli pindah dari Honda ke Yamaha, sedangkan Bagnaia akan menjalani musim perdananya di kelas utama bersama Alma Pramac Racing Ducati.

Kontrak Rossi akan berakhir pada 2020 mendatang dan bisa jadi setelah itu Rossi akan membentuk tim tangguh di MotoGP yang berisikan rider Italia anak didiknya sendiri.

Lewat merekalah Rossi bisa mengakhir dominasi para rider Spanyol di kelas utama.

Sky Racing Team VR46 milik Rossi sudah mulai mendominasi di kelas Moto3 dan Moto2, dan tampaknya Rossi juga akan menurunkan timnya di MotoGP ketika ia pensiun nanti.
(DN/eV)

NEXT: 17 Pembalap Moto2 yang Pernah Dikalahkan Dimas Ekky