Home Gosip Suzuki-Ducati Tolak Zarco, Bagaimana Yamaha-Honda?

Suzuki-Ducati Tolak Zarco, Bagaimana Yamaha-Honda?

Suzuki-Ducati Tolak Zarco, Bagaimana Yamaha-Honda?
Johann Zarco (Red Bull KTM Factory Racing) MotoGP Silverstone, Inggris 2019 / runganSport © MotoGP.

Ducati mengakui kalau tak ada tempat untuk Johann Zarco di tim mereka, tapi tetap menghormati kemampuan balap rider Prancis itu.

Misano, runganSport — Rider asal Prancis, Johann Zarco memutuskan keluar dari Red Bull KTM Factory Racing di akhir tahun 2019 ini.

Setelah itu, Zarco belum jelas akan berlabuh di tim mana, tapi kemungkinan besar akan turun ke Moto2, mengingat sempitnya slot tersedia di MotoGP, baik untuk pembalap reguler maupun pembalap penguji.

Kabarnya, Zarco mendapat penolakan dari Suzuki sebagai pembalap penguji, karena parbikan Jepang itu sudah bersama dengan rider Prancis lainnya, Sylvain Guintoli, sama
halnya dengan Ducati Corse, mereka masih nyaman dengan Michele Pirro, pria Italia itu juga masih punya kontrak dengan Ducati sampai 2021.

Jadi, sulit bagi Zarco karena tak ada banyak pilihan yang baik.

“Zarco tahu kami tak punya tempat untuknya,” akui Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti kepada media Jerman, Speedweek.

“Zarco pembalap yang cepat, tentu saja, dia pernah menjadi Juara Dunia Moto2 dua kali.

Tapi dia sudah tidak terlalu muda ketika datang ke MotoGP, namun tetap mengejutkan mengejutkan semua orang, dia super cepat dengan Yamaha pada 2017 dan 2018.

Zarco masih pembalap yang sangat cepat, tapi yang saya perhatikan adalah situasinya di lingkungan pribadi tidak ideal.

Karena itu kinerjanya pada tahun ini tidak hanya dipengaruhi oleh faktor motor saja, tapi juga oleh beberapa fakta yang dapat dikaitkan dengan lingkungannya.

Kami benar-benar sangat menghormati Zarco dan kemampuan balapnya, tapi kami tidak bisa menawarkan apa pun padanya,” sambung pria Italia itu lengkap.

Setelah itu, ada sedikit harapan menjadi pembalap penguji untuk Yamaha. Karena ada Eric de Seynes, Presiden Yamaha Motor Europe yang punya posisi sangat kuat, Zarco mendapat dukungan yang berpengaruh di sana.

Sebelumnya, de Seynes telah mempromosikan pembalap Prancis lainnya, Loris Baz ke Ten-Kate-Yamaha di kejuaraan Superbike tahun ini.

Terutama pembalap penguji Yamaha saat ini, Jonas Folger masih belum yakin apakah akan bertahan atau memilih turun ke Moto2?

Jadi, ada peluang sebagai pembalap penguji untuk Zarco di Yamaha 2020.

Sebelumnya, Zarco sudah mencetak enam podium dengan Yamaha M1, empat posisi pole dan tahun lalu memimpin klasemen sampai seri Le Mans.

Peluang yang lebih bagus lagi mungkin akan tersaji di depan Zarco, yakni menggantikan Jorge Lorenzo di Repsol Honda 2020.

Baca: Peluang Zarco Gantikan Lorenzo di Repsol Honda

Karena sepertinya Lorenzo sedang serius mempertimbangkan pensiun di akhir musim.

Jagoan Spanyol itu telah mengajukan pertanyaan mendalam masa depan hidup dan kariernya sejak cedera retak tulang punggu di GP Belanda yang lalu.

Jika Lorenzo akhirnya memutsukan pensiun, Zarco akan menjadi kandidat kuat yang logis di Repsol Honda.

Apakah Zarco akan menjadi pembalap penguji Yamaha tahun depan atau malah akan mendapat tempat di Repsol Honda? (DN/eV)

NEXT: Hamilton Terima Tantangan Duel dari Marquez

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here