Home Gosip Vinales Mulai Ragu, Berpeluang Tinggalkan Yamaha

Vinales Mulai Ragu, Berpeluang Tinggalkan Yamaha

Vinales Mulai Ragu, Berpeluang Tinggalkan Yamaha
Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha) MotoGP Buriram, Thailand 2019 / runganSport © MotoGP.

Maverick Vinales mengisyaratkan membuka kemungkinan pindah ke tim lain, ia mulai ragu dengan Yamaha.

Barcelona, runganSport — Mayoritas pembalap MotoGP akan habis kontraknya di akhir musim 2020 mendatang.

Jadi, pertengahan 2020 akan ada banyak berita tentang perpanjangan kontrak dan pindah tim.

Termasuk salah satunya adalah rider Spanyol, Maverick Vinales yang tampaknya mulai ragu dengan proyek Yamaha.

Vinales bergabung dengan Yamaha pada 2017 lalu, menjadi pengganti pembalap Spanyol lainnya, Jorge Lorenzo.

Sekarang ia seperti membuka kemungkinan untuk pindah pada 2021 mendatang.

Tapi di sisi lain, nama Vinales yang masih muda, bersama dengan debutan Fabio Quartararo dipanjang sebagai masa depan Yamaha.

“Sekarang kami (Quartararo dan Vinales) membuat perbedaan, tapi masa depan tidak pernah diketahui.

Pada akhirnya kita harus memilih yang terbaik untuk masing-masing,” kata Vinales sebagaimana dimuat AS.

Empat tahun lalu Yamaha adalah pilihan terbaik Vinales, tapi sekarang setelah hasil yang jauh dari harapannya, ia tidak begitu yakin.

Sejauh ini Vinales terus beradaptasi dengan M1 dan itu membuatnya ragu tentang kelanjuttannya.

“Saya tidak tahu apakah hal terbaik sekarang adalah tetap di Yamaha.

Jika kita melakukannya dengan baik saya akan punya penawaran lebih banyak, tidak hanya dari Suzuki,” sambungnya menjelaskan.

Selain peluang kembali ke Suzuki, Vinales mungkin punya jalan yang baik bergabung dengan Ducati.

Apalagi Ducati masih berusaha kelas untuk kembali menjadi juara dunia setelah 2007, dan Vinales mendapat semua permintaannya jika menjadi rider utama Ducati.

“Merea dapat membuat Vinales pindah ke Ducati pada 2021,” ujar pengamat MotoGP asal Italia, Carlo Pernat seperti dimuat GPOne.

Menarik untuk melihat pergerakan Vinales nantinya, dan jika ini terjadi, tempat kosong di pabrikan Yamaha mungkin akan menjadi rebutan Quartararo dan rekan senegaranya, Johann Zarco. (DN/eV)

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here