Home Gosip Yamaha Cekal Marquez Bersaudara Selamanya

Yamaha Cekal Marquez Bersaudara Selamanya

Yamaha Cekal Marquez Bersaudara Selamanya
Lin Jarvis & Valentino Rossi, Movistar Yamaha 2018 / runganSport Twitter/MotoGP.

Silverstone, runganSport — Sejak insiden #SepangClash di penghujung musim 2015 silam, hubungan pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi dan rider Repsol Honda, Marc Marquez belum kembali akrab seperti semula.

Bahkan sekarang mereka hanya sekedar saling menghargai sebagai sesama pembalap saja, tidak ada lagi yang namanya pertemanan di antara mereka.

Lebih paahnya lagi, Yamaha juga menjaga jarak dengan Marquez dan sang adik, Alex Marquez.

Yamaha mengatakan bahwa Marquez bersauda selama tidak akan di terima di Yamaha.

Marquez dalam wawancara bersama Sky Italia di MotoGP Inggris pekan lalu, menegaskan bahwa Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis yang langsung mengatakan kalau Marquez bersaudara selamanya akan di blokir oleh Yamaha.

Komentar Marquez ini memperkuat alasan mengapa Alex gagal naik ke MotoGP tahun depan bersama Satelit SIC-Petronas Yamaha.

“Di Yamaha, Marquez Bersaudara tak terlalu diperhitungkan,” akui Marquez.

Akhirnya Alex terpaksa bertahan di Moto2 besama Marc VDS, sedangkan Petronas Yamaha telah menemukan dua pembalap mereka, Franco Morbidelli dan Fabio Quartararo.

Marquez menjelaskan bahwa pernyataan Jarvis terkait pemblokiran namanya dan adiknya sudah ada sejak musim 2016 lalu.

“Jarvis sudah bilang bahwa ia takkan pernah melihat seorang Marquez di Yamaha.

Ia sudah mengatakan itu kepada saya secara pribadi di tahun 2016 lalu. Saya harus menghormati dan menerima pernyataannya,” lanjut Marquez.

Intinya, selama Jarvis memimpin Yamaha MotoGP, maka jangan harap Marquez bersaudara bisa bergabung dengan pabrikan jepang itu.

Sikap keras Jarvis terhadap Marquez bersaudara tak lepas dari pengaruh besar Rossi.

Selama ini Rossi adalah nyawa Yamaha dan kedua belah pihak sudah menjalankan proyek raksasa yang tak main-main, yakni Sky Racing Team VR46. (DN/eV)

NEXT: Marini Bisa Sabet Gelar Moto2, Rossi: Kenapa Tidak?