Home Gosip Yamaha Sedang Menuju Kehancuran Besar

Yamaha Sedang Menuju Kehancuran Besar

Yamaha Sedang Menuju Kehancuran Besar
Ducati Team, Suzuki Ecstar & Movistar Yamaha, MotoGP 2018 © Twitter/MotoGP.

Jakarta, runganSport — Dua tahun yang lalu, Movistar Yamaha dan Repsol Honda selalu merebut posisi paling depan setiap balapan di MotoGP.

Tapi sepanjang musim 2017 kemarin, Yamaha seakan kehilangan arah.

Pembalap andalan mereka, Valentino Rossi tahun lalu hanya menang satu kali, yakni di GP Belanda.

Ini sekaligus menjadi kemenangan terakhir Yamaha di kelas utama.

Sekarang, setelah GP Spanyol pekan kemarin, Yamaha melewatkan 14 balapan tanpa kemenangan.

Rekan satu tim Rossi, Maverick Vinales juga belum bisa sepenuhnya dindalkan, bahkan ia setuju dengan Rossi yang mengklaim Yamaha masih kesulitan bangkit.

Tahun ini dan kedepannya, nampaknya Yamaha akan semakin terpuruk.

Yamaha tak lagi menjadi satu-satunya lawan Honda di barisan depan.

Sekarang ada pabrikan lain yang melai mengancam perebutan podium di tiap akhir pekan balap.

Ducati Team dengan Andrea Dovizioso menjadi penantang paling berat di barisan depan, kemudian Suzuki Ecstar, yang diperkuat oleh Alex Rins dan Andrea Iannone nampaknya mulai bangkit.

Tiga podium beruntun dalam empat balapan awal tahun ini harusnya menjadi peringatan keras bagi Yamaha.

Jika masalah mereka tak mampu dipecahkan dalam waktu dekat ini, bukan tak mungkin pabrikan Itawa itu mulai terkepung.

Tahun ini, Yamaha akan menghadapi tiga parbrikan sekaligu untuk bisa eksis di barisan depan.

Honda, Ducati dan Suzuki mulai mengancam dan menggusur posisi Yamaha dari barisan depan.

Jika masalah Yamaha terus berlanjut, bisa jadi tahun depan Yamaha tak akan terlhat lagi di depan.

Hal ini dikarenakan pembalap terbaik Yamaha saat ini, Johann Zarco yang ditempatkan di tim lapis kedua Monster Yamaha Tech3, telah resmi memutuskan pindah ke pabrikan Austria, KTM per tahun depan.

Andai KTM dan Zarco berhasil menggebrak di 2019 mendatang, maka Yamaha akan semakin tak mendapat tempat di barisan depan.

Yamaha harus segera bangkit dan menyelesaikan masalah mereka agar tak dikeroyong Honda, Ducati, Suzuki dan KTM tahun depan. (DN/vU)

NEXT: Schwantz: Rossi Kalah dari Marquez Karena Motor