Fernandez-Gardner Ribut, Bongkar ‘Kecurangan’ Juara Dunia Moto2

0
10886
Fernandez-Gardner Ribut, Bongkar 'Kecurangan' Juara Dunia Moto2
Raul Fernandez (Tech3 KTM) & Remy Gardner (Tech3 KTM) Tes Resmi Jerez, Spanyol 2021 (MotoGP 2022) / runganSport © Twitter/Tech3 Racing.

Remy Gardner menilai komentar Raul Fernandez yang menyebut tim Ajo tidak adil dalam memerikan dukungan hanyalah omong kosong.

Jerez, runganSport — Pembalap Australia, Remy Gardner berhasil mengalahkan rookie rekan setimnya di tim Red Bull KTM Ajo, Raul Fernandez, dalam pererebut gelar juara dunia Moto2 tahun 2021 ini, pertarungan keduanya sangat sulit dan ketat, dengan keunggulan hanya empat poin.

Gardner menjadi juara dunia dengan lima kemenangan, sementara Fernandez yang meraih delapan kemenangan akhirnya gagal.

Intinya, Fernandez mengeluhkan perlakuan tim yang dirasanya tak adil kepada kedua pembalap.

Fernandez berpendapat bahwa tim Ajo sengaja menggagalkannya menjadi juara dunia, yakni dengan tidak memberikanya bantuan 100%, paahal dia masih seorang rookie dan butuh bimbingan, juga terlihat dari gelagat beberapa anggota tim yang tidak senang ketika dia menang di Moto2 Amerika Serikat.

Kemudian Fernandez mengklaim dirinya adalah juara dunia Moto2 “secara moral” karena menampilkan performa yang jauh lebih kuat dari Gardner, juga dari jumlah kemenangan lebih banyak, hanya saja dia tiga kali gagal finis, sedangkan Gardner hanya sekali.

Dalam sebuah wawancara dengan Motorsport edisi bahasa Spanyol, Fernandez mengatakan dia adalah “juara secara moral” dan bahwa tim Ajo tak sunggung-sungguh membantunya menjadi juara.

Baca: Ribut! Fernandez Tuduh Tim Ajo Sengaja Menggagalkannya Juara Moto2 2021

Motorsport kemudian meminta tanggapan Gardner atas komentar Fernandez tersebut.

“Siapa juaranya?. Dia bisa memikirkan apa yang dia pikirkan, tapi saya pikir tim memberi kami kesempatan yang adil untuk itu dan orang yang lebih baik menang di lintasan,” ucap Gardner tegas, berbicara kepda Motorsport, di sela-sela hari pertama tes Jerez pasca-musim pada Kamis (18/11).

“Saya tidak tahu, itu sedikit omong kosong, jika Anda bertanya kepada saya,” tambahnya menjelaskan.

Baca: Bos Yamaha: Tanpa Rossi, MotoGP Tetap Jalan

Bagaimanapun, keduanya akan tetap menjadi rekan satu tim tahun depan di Tech3 KTM MotoGP. (DN/eV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here