Home Moto2 Moto2: Dimas Ekky 0 Poin di Paruh Pertama 2019

Moto2: Dimas Ekky 0 Poin di Paruh Pertama 2019

Moto2: Dimas Ekky 0 Poin di Paruh Pertama 2019
Dimas Ekky Pratama (Idemitsu Honda Team Asia) Moto2 Sachsenring, Jerman 2019 / runganSport © Instagram/KYT Helmet.

Dimas Ekky Pratama (Idemitsu Honda Team Asia) mengakhiri paruh pertama Moto2 musim ini dengan tanpa poin (0), finis terbaiknya sejauh ini adalah P21 di seri Barcelona-Catalunya, Spanyol, — Moto2 2019.

Jakarta, runganSport — Moto2 2019 menjadi salah satu musim spesial untuk kelas menenagah Grand Prix sejak beberapa tahun terkahir ini.

Karena akhirnya kembali ada perwakilan Indonesia di kelas 765cc ini.

Adalah Dimas Ekky Pratama, pembalap asal Depok yang memperkuat tim asal Jepang, Idemitsu Honda Team Asia.

Dimas bertandem dengan jagoan Thailand, Somkiat Chantra.

Keduanya sama-sama berstatus debutan tahun ini, membuat hasil mereka masih minim, tentunya wajar karena masih dalam proses adapatasi.

Khusus untuk Dimas, ia harus beradaptasi dengan mesin dan lintasan.

Triumph 765cc masih berusaha ditaklukkan oleh Dimas, di sisi lain ia juga harus menghafal seluk beluk semua lintasan laga Moto2.

Karena dari 19 seri musim ini, hanya sekitar lima sirkuit yang baru ia kuasai.

Jadi, fokus Dimas mau tidak mau terpecah untuk adaptasi motor dan adaptasi lintasan.

Hal inilah yang membuat hasil Dimas di paruh pertama tahun ini, setelah sembilan seri berlangsung, sedikit mengecewakan.

Bahkan yang paling buruk adalah posisi Dimas, sejauh ini ia masih belum mendapat 1 pun poin untuk papan klasemen.

Sembilan balapan sudah selesai, musim ini masih ada 10 balapan lagi dan semoga saja Dimas punya peluang yang lebih baik di paruh kedua nanti.

Di Moto2 Qatar, pemilik nomor balap #20 itu hanya sanggup finis 24, ketika balapan berhasil dimenangkan oleh jagoan Italia, Lorenzo Baldassarri.

Di seri kedua di Argentina, Dimas terjatuh, meski dapat melanjutkan balapan, ia hanya berhasil finis terakhir atau ke-23.

Satu tingkat lebih baik dari balapan pembukan, tapi masih sangat jauh dari zona poin.

Sementara sang tandem, Chantra sukses finis kesepuluh di Las Termas, Argentina, mengamankan 6 poin untuk klasemen dan menjadi finis terbaiknya sejauh ini.

Menuju seri ketiga di Moto2 Amerika, lagi-lagi Dimas Ekky belum sanggup bangkit, kendala utamanya masih masalah lintasan, sirkuit Austin bahkan diklaim yang terberat untuk Dimas.

Ia hanya berhasil finis ke-22 (terakhir) di Texas dalam balapan yang dimenangkan oleh pembalap Swiss, Thomas Luthi.

Memasuki seri-seri Eropa dengan gerbang Jerez di Spanyol, Dimas untuk pertama kalinya tak ikut dalam balapan (re-start).

Awalnya balapan Moto2 Spanyol berlangsung normal, tapi begitu start, terjadilah kecelakaan beruntun di Tikungan 2, yang melibatkan banyak rider, termasuk Dimas.

Dimas tak fit untuk ikut dalam balapan re-start lantaran baru terjatuh, akhinya dinyatakan DNS.

Di Prancis dalam seri selanjutnya, Dimas untuk pertama kalinya gagal menyelesaikan balapan (DNF).

Lanjut ke Moto2 Italia, Dimas akhirnya kembali menyelesaikan balapan, tapi hanya finis ke-24, hasil yang sama dengan laga malam di Qatar.

Balik ke Spanyol lagi, kali ini di salah satu sirkuit kesayangnya Dimas, Catalunya di Barcelona.

Datang dengan semangat tinggi dan harapan bisa mendapat hasil jauh lebih baik dari seri-seri sebelumnya, sayangnya Dimas masih belum sanggup menembus zona poin, ia tertahan hanya sampai di urutan ke-21.

Finis 21 di Catalunya menjadi pencapaian terbaik Dimas sepanjang paruh pertama Moto2 musim 2019 ini.

Di dua seri sebelum jeda, Belanda dan Jerman, Red Forehead terpaksa absen lantaran masaiah cedera gegar otak.

Dimas yang sempat turun beberapa menit di FP1 Moto2 Assen, Belanda, terpaksa keluar dari akhir pekan balap usai disenggol oleh rider Italia, Stefano Manzi.

Akibat ulahnya itu, Manzi membuat Dimas kehilangan kesempatan tampil di Belanda dan Jerman, padahal Dimas datang menghadapi dua seri tersebut dengan semangat tinggi usai hasil cukup manis di Catalunya.

Pada akhirnya Manzi dinyatakan bersalah dan mendapat hukuman start paling belakang di Assen dari MotoGP FIM Stewards Panel.

Sembilan seri di paruh pertama Moto2 tahun ini, dilalui Dimas dengan enam kali tampil balap, tiga DNS dan sekali DNF, secara keseluruhan Dimas total baru lima kali menuntaskan balapan sampai melintasi garis finis.

Tapi Dimas masih belum mendapat satu pun poin di klasemen sementara, semoga di paruh kedua nantinya yang akan dimulai awal Agustus di Brno, Ceko, Dimas bisa tampil juah lebih baik sampai akhir musim. (DN/eV)

NEXT: Oliveira: Saya di Bawah Ronaldo dan Mourinho

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here