Home Moto2 Triumph Bisa Untungkan Dimas Ekky di Moto2 2019

Triumph Bisa Untungkan Dimas Ekky di Moto2 2019

Triumph Bisa Untungkan Dimas Ekky di Moto2 2019
Dimas Ekky Pratama, Idemitsu Honda Team Asia Moto2 2019 / ruganSport © Instagram/Dimas Ekky Pratama.

Jakarta, runganSport — Pabrikan asal Inggris, Triumph akan menjadi pemasok tunggal mesin Moto2 mulai 2019, menggantikan Honda.

Selain berganti merek pabrikan, ada banyak hal baru lainnya, seperti kapasitas mesin yang meningkat menjadi 765cc, tiga silinder dan penggunakan sistem elektronik Magneti Marelli di motor pembalap.

Jadi, Moto2 2019 bisa dikatakan semua tim akan memulai dari awal lagi data-data motor mereka.

Mesin baru butuh adaptasi baru dengan perlakuan baru, hal ini bisa mempersempit gap antara pembalap senior dengan junior.

Tim-tim besar yang sudah berpengalaman berpotensi tidak akan punya peluang lebih baik ketimbang tim-tim kecil atau baru, atau setidaknya bisa memperkecil jarak diantara mereka.

Berbeda dengan beberapa musim sebelumnya, setidaknya persaingan Moto2 sekarang sedikit mulai merata.

Kondisi ini bisa sedikit menguntungkan bagi pembalap-pembalap pendatang baru Moto2 2019 seperti Dimas Ekky Pratama dan para Rookie lainnya.

Pembalap-pembalap baru ini akan punya kesempatan yang sama dengan pembalap lama dalam hal set-up mesin motor, karena 2019 menjadi musim perdana penggunaan mesin Triumph oleh Moto2.

Dimas dan rekan satu timnya asal Thailand, Somkiat Chantra berada di skuad Idemitsu Honda Team Asia.

Tim ini menjadi salah satu tim yang cukup kompetitif di Moto2 dan sudah cukup lama berlaga di kelas menengah.

Dimas naik ke Moto2 musim 2019 bersama dengan 9 pendatang baru lainnya, setengah dari mereka adalah pembalap-pembalap monster lulusan terbaik kelas Moto3.

Tapi, beda kelas juga beda cerita, bisa saja seorang pembalap yang jago di Moto3 malah berpotensi tampil kurang kompetitif di kelas Moto2, begitu juga sebaliknya.

Setidaknya dengan mesin baru Triump, Dimas dan semua pembalap Moto2 lainnya akan memulai dari nol lagi sola mesin motor mereka.

Andai tak dapat bersaing dengan pembalap yang sudah lama malang melintang di Moto2, paling tidak Dimas bisa bersaing dengan sesama Rookie di musim Moto2 2019 nant.

Kelas Moto2 yang diikuti oleh semua pembalapnya baru satu kali melakukan tes dengan mesin Triump di sirkiit Jerez kemarin.

Jadi, peta kekuatan para pembalap dengan mesin baru ini belum terlihat dengan lengkap, maka pembalap yang kompetitif dan tidak.

Tes Moto2 berikutnya akan berlangsung pada awal Februari nanti di sirkuit yang sama, Jerez. (DN/ev)

NEXT: Bagnaia: Jangan Tanya Saya Soal Jadi Penerus Rossi