Acosta Ungkap Rahasia Guncang Moto3 di Musim Debut

0
2086
Acosta Ungkap Rahasia Guncang Moto3 di Musim Debut
Darryn Binder (Petronas Sprinta Racing) vs Pedro Acosta (Red Bull KTM Ajo) Race Moto3 Losail, Doha 2021 / runganSport © MotoGP.

Pedro Acosta berbicara bagaimana cara dia beradaptasi di musim debutnya di Moto3 tahun ini.

Barcelona, runganSportNama rider belia Spanyol, Pedro Acosta langsung melejit sejak pembukaan Grand Prix musim 2021 ini.

Acosta berhasil naik podium di Qatar, menang di Doha meski start dari Pitlane, kemudian menang lagi di Portugal dan Spanyol.

Kini memimpin klasemen sementara dengan keunggulan 48 poin atas pesaing terdepatnya, Sergio Garcia.

Yang membuat kaget banyak orang adalah ini musim pertama Acosta di kelas Moto3, hanya seorang debutan tapi berhasil mengguncak kelas kecil GP ini.

Berbicara tentang rahasia adaptasinya, sang rookie menuturkan bahwa ia mendapat dukungan yang sangat baik dari tim.

“Kuncinya adalah kerja keras dan bantuan yang diberikan tim kepada saya.

Tanpa mereka saya tidak akan bisa mendapat hasil yang sudah saya capai.

Semua orang yang ada di dalam Pit itu penting dan masing-masing dari mereka punya fungsi penting.

Penyatuan semuanya memungkinkan kami untuk berada di arah yang benar dan mencapai hasil,” kata Acosta berbicara dalam wawancara yang disiarkan oleh timnya, sebagaimana dimuat Motosan.

Adaptasi Acosta dengan tim Red Bull KTM Ajo berjalan lancar dan baik.

“Saya telah beradaptasi dengan sangat baik dengan tim dan kebiasaan mereka.

Di kelas yang lebih rendah, kami punya rencana kerja yang menuntut tanggung jawab dari kami, jadi itu bukan perubahan besar bagi saya.

Saya pikir saya telah memahami filosofi tim dengan baik, sama seperti mereka memahami cara saya berkendara dan bagaiama saya bekerja di garasi,” jelasnya.

Adapun targetnya untuk musim ini, jelas Acosta mendambakan gelar, sambil menikmati balapan dari satu sirkuit ke sirkuit lain.

“Tujuannya tetap untuk bersenang-senang. Hanya ada dua balapan di mana saya menetapkan target (lebih serius), yakni Mugello dan Catalunya, di mana saya membuat beberapa kesalahan dalam balapan.

Baca: Jelang Rossi Pensiun, Pengelola MotoGP Panik Sampai Beralih ke FC Barcelona

Itulah mengapa saya ingin terus menikmati setiap kali saya turun lintasan, karena itulah cara terbaik untuk menyelesaikannya,” demikian Acosta. (DN/eV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here