Kualifikasi GP Aragon: 2 Anggota Max Racing ‘Begal’ Rider Tech3, Terjadi Keributan Pitlane

0
400
Kualifikasi GP Aragaon: 2 Anggota Max Racing 'Begal' Rider Tech3, Terjadi Keributan Pitlane
Andrian Fernandez (Red Bull KTM Tech3) Kualifikasi Moto3 Aragon, Spanyol 2022 / runganSport © MotoGP.

Dua anggota tim Sterilgarda Husqvarna Max kedapatan menghadang dan mengganggu pembalap Red Bull KTM Tech3, Adrian Fernandez saat sesi Kualifikasi 2 Moto3 Aragon.

Aragon, runganSport — Sesi Kualifikasi 2 Moto3 Aragon diwarnai drama di depan paddock tim Red Bull KTM Tech3.

Pembalap mereka, Adrian Fernandez digecat dan diganggu oleh dua anggota tim rival, Sterilgarda Husqvarna Max.

Ketika Adrian hendak keluar untuk melakukan lap cepat penentuan posisi start, dua orang tersebut langsung menghadangnya dan menyentuh motor sang pembalap.

Tak terima, satu anggota dari Tech3 kemudian mendorong dua orang Max Racing.

Karena kejadian tersebut, Adrian terganggu memasuki sirkuit dan menghabiskan waktu yang sangat berharga, mengingat durasi sesi QP sangat terbatas.

Rupanya, dua orang dari Max Racing sengaja menghalangi Adrian karena pembalap mereka, Ayumu Sasaki baru saja memasuki lintasan, mereka menghadang dan mengganggu agar Adrian tidak dapat menempel dibelakang rider Jepang itu demi slipstream.

Slipstream memang tidak dilarang dan sudah menjadi kebiasan buruk yang umum terjadi di kelas Moto3.

Tapi, cara dua orang dari Max Racing sangat tidak pantas dan langsung mendapat kecaman dari banyak pihak, termasuk dari Tech3 yang merasa sangat dirugikan.

Lebih lanjut, berdasarkan data motor Adrian, ternyata salah satu dari dua orang yang ‘membegal’ itu, telah menekan tugas rem depan dengan tujuan mengganggu dan menghalangi Adrian memasuki sirkuit.

Tech3 jelas sangat marah dengan insiden ini.

“Inilah yang terjadi di Q2 Moto3 hari ini.

Adrian Fernandez dihadang memasuki sirkuti dalam kelompok yang baik untuk waktu QP, yang dilakukan oleh tim lawan. Tidak dapat diterima,” tulis Tech3 Racing lewat Twitter yang ditujukan untuk Max Racing Team.

Mendengar peristiwa tersebut, Max Biaggi sebagai pemilik tim langsung meminta maaf kepada Tech3 dan berjanji akan menertibkan anggotanya.

“Perilaku yang tak dapat diterima!

Kami secara terbuka meminta maaf kepada Tech3 Racing dan Adrian Fernandez.

Tindakan berbahaya yang tidak diminta yang tidak dapat dibenarkan dengan cara apapun oleh kode etik kita!

Mereka yang bertanggung jawab akan diberi hukuman yang setimpal,” demikian kata permohonan maaf Biaggi.

FIM Stewards Panel kemudian mengambil tindakan dan menjatuhi hukuman kepada dua anggota tim Sterilgarda Husqvarna Max, berupa denda sebeasr €2.000 Euro atau sekitar Rp30.000.000 lebih.

Juga, dua anggota tersebut akan dikeluarkan dari dua Grand Prix yang akan datang, yakni seri Australia dan seri Malaysia.

“Dua anggota tim Sterilgarda Husqvarna Max kedapatan mengganggu dan melakukan kontak dengan motor dan pembalap tim lain secara agresif dan berbahaya saat pembalap tersebut meninggalkan Pitbox saat Kualifikasi Moto3.

Kedua anggota tim telah didenta e2000, dan mereka masing-masing telah didiskualifiasi dari ambil bagian dalam Animoca Brands Australian Mororcycle Grand Prix AND the Petronas Grand Prix of Malaysia

Tidak mungkin mengganti anggota tim yang bersangkutan untuk dua balapan berikutnya (Jepang dan Thailand) karena imigrasi dan pembatasan perjalanan untuk seri mendatang, yang berpotensi menyebabkan masalah kesemalatan bagi pembalap mereka.

Oleh karena itu, larangan dua balapan ini telah ditangguhkan untuk diterapkan pada Grand Prix Australia dan Malaysia,” demikian MotoGP menyampaikan lewat Twitter.

Baca: BREAKING! Mir Mundur dari MotoGP Aragon, Juga Absen GP Jepang

Hasil Kualifikasi Moto3 Aragon sendiri menempatkan Andrian di urutan ke-15. (rS/GP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here