Rider Petronas Minta Maaf Usai Berkelahi dengan Pembalap Indonesian Racing

0
1829
Rider Petronas Minta Maaf Usai Berkelahi dengan Pembalap Indonesian Racing
John McPhee (Petronas Sprinta Racing() vs Jeremy Alcoba (Indonesian Racing Gresini Moto3) Race Moto3 Losail, Doha 2021 / runganSport © MotoGP – Rider Tua.

John McPhee akhirnya meminta maaf kepada publik setelah tak mampu mengendalikan amarahnya, usai kecelakaan di balapan Grand Prix Moto3 Doha.

Doha, runganSportPembalap asal Inggris, John McPhee dan rider Spanyol, Jeremy Alcoba terlibat kecelakaan dua lap menjelang finis balapan Moto3 Doha pekan lalu.

Alcoba terjatuh di depan McPhee dan motornya menghalangi motor McPhee, yang pada akhirnya keduanya terjatuh dan terpelanting keluar lintasan.

Baca: Moto3 Doha: Rider Indonesian Racing vs Petronas Berkelahi, Denda Rp.17 Juta

Emosi usai terjatuh karena kesalah pembalap lain, bintang Petronas Sprinta Racing itu langsung menyerang jagoan Indonesian Racing Gresini itu di pinggir lintasan.

Tak butuh waktu lama, pengawas balap langsung menghukum mereka dengan denda sebesar 1000 Euro, ditambah keduanya akan start dari Pitlane untuk seri selanjutnya, dengan Alcoba akan ditahan 5 detik dan McPhee 10 detik.

Mengakui kesalahannya itu, McPhee sekarang merilis permintaan maaf lewat sosial media.

“Emosi saya meledak dan mengendalikan diri saya di Qatar, setelah kecelakaan untuk kedua kalinya berturut-turut karena kesalahan pembalap lain,” tulis pria Skotlandia itu, sebagaimana dikabarkan Speed Cafe.

“Saya harus meminta maaf atas perilaku saya – saya tidak bereaksi dengan baik terhadap kejadian itu.

Ini adalah olahraga yang dipicu oleh adrenalin, dengan bahaya yang nyata; kepala saya terkena motor rival memicu respons yang tidak sesuai karakter dan saya ingin meminta maaf kepada para penggemar, tim saya, Petronas, dan mitra kami.

Saya menerima penalti dan akan menuju ke Portimao dengan fokus pada tugas yang ada,” sambungnya.

Baca: Lorenzo Kritik Rossi: Kami Semua Sangat Kecewa

Balapan berikiutnya akan berlangsung di Portimao, Portugal pada Minggu, 18 April 2021. (DN/eV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here