Home MotoGP Ada 1.000 Lebih Kecelakaan di MotoGP 2018

Ada 1.000 Lebih Kecelakaan di MotoGP 2018

Ada 1000 Lebih Kecelakaan di MotoGP 2018
Valentino Rossi, Movistar Yamaha MotoGP 2018 / runganSport © MotorSport.

Jakarta, runganSport — MotoGP musim 2018 berlangsung sangat menegangkan di beberapa seri seperti Argentina, Amerika, Spanyol, Inggris, Austria, Aragon dan Australia, termasuk dua balapan terakhir berlangsung cukup seru.

Selain itu, di beberapa sirkuit banyak pembalap yang jatuh
bertumbangan, baik saat Latihan Bebas, Kualifikasi maupun dalam race.

Beberapa diantaranya berujung drama, seperti Argentina dan Spanyol.

Sepanjang musim 2018, setidaknya ada 1077 kecelakaan di semua kelas dalam semua sesi.

Kelas Moto3 menjadi penyumbang kecelakaan terbanyak musim ini dengan356 kecelakaan, kemudian kelas Moto2 ada 418 kali kecelakaan dan di kelas utama terjadi kecelakaan sebanyak 303 tiga kali.

Walau banyak, angka kecelakaan tahun 2018 menurun jhika dibanding dengan tahun sebelumnya.

Musim 2017 total ada 1126 kecelakaan dan kelas Moto3 tetap menjadi penyumbang terbanyak.

Artinya, penurunan ini mengindikasikan bahwa sistem keamanan di MotoGP yang meliputi motor, tim dan sirkuit sendiri perlahan mulai meningkat.

Di kelas Moto3, nama pembalap asal Italia, Marco Bezzecchi menjadi rider dengan kecelakaan terbanyak, yakni 24 kali jatuh.

Sednagkan di kelas Moto2, juga berasal dari pembalap Italia dengan Stefano Manzi yang jatuh sebanyak 31 kali.

Sementara dikelas utama, ada nama rider Repsol Honda, Marc Marquez yang jatu sebanyak 23 kali.

Ini tak termasuk dari jumlah gagal kecelakaan (saving) ala Marquez, dimana Marquez berhasil menyelamatkan diri dari kecelakaan.

Aksi saving rider Spanyol itu sudha tak terhitung lagi sepanjang 2018, umumnya terjadi saat Latihan Bebas.

Menariknya, meski mengalami kecelakaan paling banyak, Marquez tak mengalami cedera berat dan Marquez tak pernah absen sepanjang 19 kali balap (minus GP Inggris) karena alasan cedera atau sebab lain dari kecelakaannya.

Bahkan Marquez sejak awal musim menyembunyikan sedera dislokasi bahunya, yang ia dapat dari kecelakaan saat latihan Moto Cross saat libur awal 2018.

Marquez termasuk salah satu pembalap ambisius dengan gaya balap agresif tingkat tinggi, membuatnya mendapat peluang jatuh lebih banyak ketimbang rider lainnya. (DN/eV)

NEXT: Marini: Saya Tak Akan Bisa Sehebat Rossi