Home MotoGP Ada Kejanggalan Hukuman Start Pitlane Zarco?

Ada Kejanggalan Hukuman Start Pitlane Zarco?

Ada Kejanggalan Hukuman Start Pitlane Zarco?
Johann Zarco (Esponsorama Racing) MotoGP Red Bull Ring, Styria 2020 / runganSport © MotoGP.

Johann Zarco pasrah dengan hukuman start dari Pitlane yang dikeluarkan FIM untuknya, tak berniat banding, tapi mengapa penalti yang diberitahu langsung saat tatap muka, tapi hanya lewat pemberitahuan.

Spielberg, runganSport — Pembalap Esponsorama Racing, Johann Zarco dinyatakan bersalah oleh FIM Stewards Panel MotoGP dalam insiden di T2 Red Bull Ring, Minggu (16/8).

Zarco kemudian dijatuhi hukuman start dari Pitlane untuk balapan selanjutnya.

Pada akhirnya Zarco pasrah dengan keputusan itu meski jelas ia tak terima begitu saja.

Tapi, daripada masalah berlarut-larut dan menjadi panjang, Zarco memilih untuk tak mengajukan banding walau ia merasa tak bersalah.

“(Saya) tidak senang dengan penalti itu. Saya sedang berpikir untuk mengajukan banding ke FIM, tapi kemudian ini agak rumit dan bahkan akan semakin bermasalah nantinya.

Kalau begitu, mungkin banding saya tidak diterima, maka situasinya mungkin tidak baik.

Jadi, saya lebih suka menelan penalti ini dan memulai dari pitlane akhir pekan ini,” kata Zarco mengomentari hukuman atas dirinya, sebagaimana dimuat AutoSport.

“Dan seperti ini, kami menutup ceritanya. Jadi, lebih baik melakukannya dengan cara itu, dan saya, saya mendorong diri saya untuk melakukan balapan terbaik di Misano, juga karena saya akan 100% fit dan masih mendapatkan poin. Target saya adalah tetap bersama Ducati dengan motor sebaik mungkin,” tambah rider Prancis itu.

Lagipula Zarco tak punya beban untuk mengejar gelar tahun ini, jadi jadi itu sebabnya start dari pitlane bukanlah akhir dari dunia.

“Itu cara yang bagus untuk menyelesaikan cerita ini,” tambahnya pasrah.

Zarco sendiri melewatkan hari pertama MotoGP Styria karena tak lolos cek kesehatan, tapi ia dinyatakan fit untuk hari kedua ini dan hari ketiga besok.

Juga, Zarco sempat hadir dalam pertemuan dengan FIM pada Kamis (20/8) sehari setelah operasi, tapi ia merasa sidang itu membuang-buang waktu karena pada akhirnya hukuman itu tidak disampaikan langsung dengan tatap muka.

Karena itu, Zarco merasa sedikit aneh dengan cara petugas memberinya hukuman, mengapa tak saat pertemuan berlangsung dan tatap muka, hukuman malah diberikana lewat pemberitahuan setelah sidang selesai.

Jadi, pada akhirnya Zarco merasa pertemuan itu tak penting setelah menjelasakan panjang lebar menceritakan kronologi versi dirinya.

“Mereka memberi tahu saya secara pribadi.. dalam cara mereka memberi tahu saya, tidak ada perasaan (bahwa) saya pergi untuk memberi tahu versi saya (dalam sidang),” akuinya.

“Mereka bilang ‘kami melihat ini dan kami memberi Anda hukuman’, dan saya berkata ‘mengapa saya datang untuk menjelaskan sudut pandang saya?’. ‘Hanya untuk benar dalam perkataan’, itu sebabnya.

Baca: Marquez Kecelakaan 120 Kali Sebelum Patah Lengan di Jerez

Mereka memberitahu saya setelahnya, padahal mereka bisa memberitahu saya langsung ketika bertemu,” demikian Zarco kurang terima. (DN/ev)

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here