Home MotoGP Amarah Quartararo: Podium Saya ‘Dirampok’

Amarah Quartararo: Podium Saya ‘Dirampok’

Amarah Quartararo: Podium Saya 'Dirampok'
Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) vs Pol Esprgaro (Red Bull KTM Factory Racing) Race MotoGP Misano, Emilia Romagna 2020 / runganSport © MotoGP.

Fabio Quartararo sangat kecewa setelah podium tiganya dibatalkan, mendapat tiga detik tambahan membuatnya turun satu posisi, karena tak menjalani Long Lap Penalty akibat track limits.

Misano, runganSport — Pembalap Satelit Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo menyelesaikan balapan MotoGP Emilia Romagna di posisi ketiga.

Namun di akhir balapan ia terpeleset dari podium lantaran kasus track limits.

Setelah mengetahui hal itu, rider Prancis itu langsung menuju paddocknya dengan muka kecewa, mengabaikan kamera yang mengikutinya.

Jelas, hal ini membuatnya sedikit terkejut, apalagi sepanjang balapan ia tak mendapat peringatan apapun.

Karena itu, ia tetap berkendara dengan normal menurutnya, termasuk tidak mengambil Long Lap Penalty di lap terakhir karena memang tak sadar sudah menginjak zona hijau.

Karena itu, ia dihukum tambahan tiga detik, membuatnya turun satu posisi, dan rider Red Bull KTM Factory Racing, Pol Espargaro naik satu posisi ke podium tiga.

Menanggapi hal itu, Quartararo merasa podiumnya kali ini dirampok.

“Kami ingin naik podium dan rasanya seperti itu juga bagi saya. Kami pantas mendapatkan poin,” katanya setelah balapan, sebagaimana dilansir Speedweek.

Apalagi hasil ini menjadi titik menanjak lagi bagi Quartararo setelah empat hasil buruk di Ceko, Austria, Styria dan San Marino.

Di lap-lap terakhir Quaratararo terlibat pertarungan sengit melawan Pol dan rider Suzuki Ecstar, Joan Mir dan di salah satu tikungan kedua ban motornya memang mengenai zona hijau.

“Saya merasa agak sulit untuk menyalip. Di tengah balapan, ban bekerja lebih baik, tapi motor KTM sangat cepat di lintasan lurus.

Motor mereka memiliki lebih banyak power dan rem Pol jago Late Braking. Jadi, taidak mungkin untuk datang begitu saja, dan Mir mendapat manfaat dari akselerasi yang bagus,” akui Quartararo.

Quartararo kemudian mendapat penalti di lap terakhir balapan di sirkuit Misano kemarin, hanya saja dia mengeluh bahwa dia tidak pernah menerima peringatan sebelumnya.

“Saya menerima penalti Log Lap, tapi Race Direction tidak mengirimi saya pesan apa pun di layar. Saya sedikit terkejut setelah balapan berakhir. Saya memperhatikan penalti saat saya melewati peluang mengambil Long Lap, dan itu sudah terlambat, saya tidak bisa menjalani hukuman saya.

Jika saya tahu bahwa saya telah menerima peringatan, saya akan lebih berhati-hati. Tentu saja, melintasi (zona hijau) sampai lima kali seharusnya tidak terjadi pada saya jika ada peringatan.

Jadi ini salah saya juga, tapi saya tidak tahu dan dengan motor Anda tidak bisa benar-benar melihatnya sebagai pembalap,” keluhnya.

Baca: Penyebab Kecelakaan Bagnaia Karena Buang Sampah Sembarangan?

Dengan finis keempat, Quaratararo sekarang masih tertahan di posisi dua klasemen sementara, tapi hanya tertinggal satu angka dari posisi puncak rider Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso. (DN/eV)

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here