Home MotoGP Ancaman Quartararo di Sirkuit Yamaha

Ancaman Quartararo di Sirkuit Yamaha

Ancaman Quartararo di Sirkuit Yamaha
Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) Race MotoGP Spielberg, Austria 2019 / runganSport © Petronas SRT.

Karena berhasil naik podium di sirkuit yang secara teori sulit bagi motor Yamaha, sekarang Fabio Quartararo semakin percaya diri tampil di sirkuit yang cocok dengan Yamaha nantinya.

Spielberg, runganSport — Usai naik podium mengejutkan di Red Bull Ring, rider Satelit Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo mengaku sudah “tidak sabar” menantikan sirkuit di mana Yamaha punya peluang lebih baik untuk menang.

Pekan lalu di Austria, Quartararo memimpin lap pembukaan, namun kemudian berhasil disusul oleh rider Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso dan jagoan Repsol Honda, Marc Marquez di lap enam.

Quartararo turun ke posisi tiga dan berhasil mempertahankannya sampai menyentuh garis finis, unggul cukup jauh dari duet Monster Energy Yamaha Valentino Rossi dan Maverick Vinales, yang masing-masing finis keempat dan kelima.

Quartararo penyebut podium di Austria sebagai yang “paling memuaskan” dari tiga podiumnya sejuah ini, karena dia “tidak pernah berpikir” dia bisa naik podium di sirkuit di mana Yamaha sangat kesulitan di lintasan lurus.

“Pertama-tama, saya bahkan tidak berharap untuk bertahan begitu lama melawan Marquez dan Dovi.

Naik podium di sirkuit di mana kami kesulitan benar-benar membuat kami tidak sabar untuk tiba di sirkuit di mana kami bisa bertarung dengan mereka.

Ini menjadi kali pertama saya mampu mengelola ban dengan sangat baik, lebih baik daripada di Brno, saya juga benar-benar menangani pengereman dengan baik,” kata remaja Prancis itu senang kepada AutoSport.

Memimpin balapan di Austria dan akhirnya bertahan untuk podium tiga, tentu bukan pekerjaan gampang bagi seorang Rookie.

“Saya selalu ingin membuat kemajuan sedikit demi sedikit selama balapan, tidak hanya selama kualifikasi.

Bahkan ketika saya berada di depan, saya menjaga ban belakang saya dan saya tidak berpikir saya akan bertahan lebih lama, karena kami tahu kami benar-benar lemah ketimbang yang lainnya di lintasan lurus.

Saya berhasil mempertahankan ritme saya, dan yang paling penting saya mampu menahan tekanan Rossi dan emperpanjang celah lap saya. Saya merasa sangat nyaman dan percaya diri,” sambung Quartararo.

Di sirkuit yang Yamaha kesulitan saja Quartararo bisa naik podium, hal inilah yang membuatnya tak sabar untuk beraksi di sirkuit di mana Yamaha biasanya punya peluang untuk menang. (DN/eV)

NEXT: Hubungan Dovi-Ducati Retak, Potensi ke KTM 2020

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here