Bagnaia Menang MotoGP Aragon Karena Dihipnotis Rossi

0
1397
Bagnaia Menang MotoGP Aragon Karena Dihipnotis Rossi
Valentino Rossi (Petronas Yamaha SRT) & Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) Race MotoGP Aragon, Spanyol 2021 / runganSport © MotoGP.

Valentino Rossi memuji penanpilan Francesco Bagnaia di MotoGP Aragon, yang pada akhirnya berbuah kemenangan perdana.

Aragon, runganSport — Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia menjadi rider kedua dari VR46 Academy, setelah Franco Morbidelli, yang meraih kemenangan di kelas utama.

Bagnaia mengklaim kemenangan perdananya secara brilian usai membekuk pembalap Repsol Honda, Marc Marquez di MotoGP Aragon.

Juara dunia delapan kali, Valentino Rossi sudah sejak awal yakin bahwa inilah saatnya bagi Bagnaia untuk menang.

Kemenangan Bagnaia juga merupakan kemenangan Grand Prix pertamanya sejak kelas Moto2 di Motegi 2018 lalu.

Rossi sangat senang dengan kemenangan Bagnaia yang telah lama ditunggu-tunggu.

“Saya ingin bilang pertama-tama bahwa saya sangat-sangat senang untuk Pecco secara pribadi,” kata Rossi usai balapan, sebagaimana dimuat Crash.

“Karena saya adalah teman baik Pecco dan kami sering menghabiskan waktu bersama.

Jadi saya harus mengucapkan selamat karena kemenangan pertama di MotoGP adalah momen yang tidak pernah dilupakan oleh seorang pembalap motor.

Dan juga kemenangan seperti ini dengan pertarungan hingga lap terakhir adalah sesuatu yang hebat.

Saya pikir dia pantas mendapatkannya karena sepanjang tahun ini dia sangat cepat dan dia mengendarai Ducati dengan cara yang fantastis,” puji sang guru.

“Kemarin saya bilang kepadanya, ‘ini saatnya untuk menang’. Karena dia selalu sangat cepat, terkadang dia tidak beruntung dengan ban, tapi hari ini adalah waktunya,” tambah Rossi.

Bagnaia memilih menggunakan ban depan kompon keras dan ban belakang kompon lunak untuk balapan, sangat melegakan bagi Rossi!

“Saya kemarin mencoba menghipnotisnya: mengatakan ‘keras-lunak, keras-lunak, keras-lunak, keras-lunak’, karena terkadang Pecco membuat keputusan aneh untuk ban!.

Saya melihatnya pagi ini dan saya berkata lain kali, ‘keras-lunak’, jadi saya sangat senang untuknya,” ujar Rossi sembari tertawa.

Rossi akhirnya sangat senang dan bangga dengan sekolah balapnya.

“Kedua, saya juga sangat bangga dengan pekerjaan Akademi karena kami mengambil Pecco dari Moto3 dan membantunya mencapai level ini.

Pada akhirnya, nasib mereka ada di tangan mereka sendiri, karena Anda harus menjadi pembalap yang kuat, tapi kami sangat bangga membantunya mencapai level ini.

Juga untuk Italia, itu luar biasa karena Pecco menang bersama Ducati, itu sesuatu yang fantastis.

Saya melihat sedikit sorotan balapan dan saya melihat pertarungan fantastis (dengan Marquez), tapi Pecco selalu berada di depan,” pujinya lagi.

Baca: Quartararo Jelaskan Penyebab Drop di MotoGP Aragon, Bukan Ban

Dengan hasil ini, Bagnaia kini naik ke posisi dua klasemen sementara, terpaut 53 poin di belakang Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) yang memimpin di puncak. (DN/eV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here