Bagnaia: Rossi Keok di Ducati Karena Motornya Belum Kompetitif

0
680
Bagnaia: Rossi Keok di Ducati Karena Motornya Belum Kompetitif
Francesco Bagnaia (Pramac Racing Ducati) & Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha) MotoGP 2020 / runganSport © MotoGP.

Francesco Bagnaia mengatakan bahwa motor Ducati yang sekarang juah berbeda dengan motor Ducati era Valentino Rossi sepuluh tahun lalu.

Milan, runganSport — Pembalap asal Italia, Francesco Bagnaia akan memulai musim 2021 ini sebagai pembalap pabrikan di tim Ducati Lenovo MotoGP 2021.

Dia merupakan salah satu murid dari akademi milik Valentino Rossi, VR46 Riders Academy, sekarang dia memberikan komentar tentang perbandingan mesin Ducati yang
sekarang dengan era Rossi dulu pada 2011-2012.

Bagnaia dipilih oleh Ducati untuk bertandem dengan rider Australia, Jack Miller di tim utama mulai musim ini, tentu ada asalan kuat.

“Dia sangat dewasa melebihi usianya dan Anda tidak perlu memberitahunya banyak hal dua kali,” kata salah satu petinggi Ducati, Davide Tardozzi menilai sosok Bagnaia,
sebagaimana dimuat Motosan.

Bagnaia sendiri memberikan pendapatnya tentang motor Ducati yang sekarang, yang jauh berbeda dari generasi-generasi sebelumnya.

“Saya pikir Ducati hari ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan yang dipakai Rossi dan semua orang Ducati juga telah berubah pada level struktural.

Ini adalah proyek yang sama sekali berbeda. Ada banyak pembalap yang tidak bisa mengendarai motor itu, termasuk Dovi pada awalnya, sebelum memulai proyek baru dan
hasilnya masuk,” jelas juara dunia Moto2 2018 itu.

Jadi, dalam pandangan Bagnaia, itulah alasan mengapa Rossi tidak cocok dengan motornya saat itu.

“Itu sebabnya tidak berjalan baik, karena ketika dia kembali ke Yamaha dia segera menang lagi.

Itu adalah situasi yang sangat sulit baginya. Sejujurnya, tidak mungkin membandingkan diri saya dengan dia, karena motor yang kami miliki saat ini adalah motor paling kompetitif di grid dan, tanpa diragukan lagi, ketika dia di Ducati ternyata tidak (motor belum kompetitif).

Tidak mungkin membuat perbandingan di antara kita, karena perbedaan situasi masing-masing,” jelas Bagnaia.

Karena sekarang Bagnaia membela tim pabrikan, target paling jelas tentu saja berjuang untuk mendapat gelar juara dunia.

“Tentu saja, berada di tim ini (pabrikan) Anda harus berpikir untuk memperjuangkan gelar, tapi hal pertama yang harus saya lakukan adalah meraih kemenangan MotoGP pertama saya.

Baca: Pakai Motor Pabrikan, Nakagami Target Juara Dunia MotoGP 2021

Itulah yang saya lakukan saat di Moto2, dan mendapatkan kemenangan pertama membuat saya berjuang untuk gelar dan memenangkannya,” kenang rider muda Italia itu. (DN/eV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here