Home MotoGP Crutchlow: Honda Susah Minta Ampun, Marquez Memang Ajaib

Crutchlow: Honda Susah Minta Ampun, Marquez Memang Ajaib

Crutchlow: Honda Susah Minta Ampun, Marquez Memang Ajaib
Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol) Race MotoGP Misano, San Marino 2019 / runganSport © MotoGP.

Cal Crutchlow menilai motor Honda MotoGP masih sulit di beberapa sirkuit, tapi ajaibnya Marquez selalu bisa naik podium dan kadang memang di sirkuit manapun.

Misano, runganSport — Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez berhasil menang di MotoGP San Marino pekan lalu.

Sirkuit Misano bukanlah yang terbaik untuk skuad Honda, karena Marquez satu-satunya pembalap Honda yang berhasil finis di 13 besar.

Rekan setimnya, Jorge Lorenzo hanya finis ke-14, sementara rider Satelit LCR Honda, Takaaki Nakagami finis terkahir karena sempat jatuh.

Satu pembalap Honda lagi, yakni Cal Crutchlow gagal finis setelah tak mampu melanjutkan balapan karena jatuh.

Kondisi permukaan aspal sirkuit yang licin membuat Crutchlow kesulitan di Misano. Berbeda dengan Marquez yang tampil lebih kuat.

“Saya kesulitan saat di tikungan cepat di titik pengereman, saya tak bisa membuka tuas gas saat menikung sambil melambat dengan masih menarik rem.

Jadi, saya kesulitan di setiap tikungan. Inilah situasinya, saya tidak merasa nyaman dengan motornya, saya tidak merasa nyaman sejak tes dan saya tidak merasa baik di sini akhir pekan balap,” kata pembalap Inggris itu kepada Crash.

Meski menggunakan motor yang sama, berbeda dengan Marquez yang tampil kuat dan mengalahkan empat pembalap Yamaha.

“Marquez membuat keajaiban hari ini. Sesederhana itu,” ujar Crutchlow.

Crutchlow menilai bahwa faktor fisik sangat berperan di sirkuit macam Misano.

“Marquez punya motor cepat hari ini di gigi kelima dan keenam, tapi saya dapat memberitahu Anda sekarang dia bekerja mungkin 80% lebih banyak di setiap tikungan dan setiap zona pengereman ketimbang pembalap lain.

Marquez adalah orang yang sangat fit. Dia mungkin berada di masa jayanya dan jika Anda melihatnya secara fisik setelah balapan, juga di Silverstone dan beberapa balapan lainnya, dia terlihat jauh lebih lelah ketimbang pembalap lain di podium. Anda dapat melihatnya itu di wajah,” sambungnya.

Crutchlow menilai Honda masih belum bagus 100% untuk saat ini.

“Secara fisik (motornya) tidak bagus saat ini dan saya percaya, ya, permintaan Marquez mungkin mirip dengan permintaan kami.

Tapi saya juga tidak berpikir bahwa dia sangat peduli seperti yang harus diperhatikan oleh pembalap lain, karena dia masih mampu finis di podium setiap minggu dan memenangkan balapan hari ini.

Saya sudah naik podium dengan motor tahun ini, di beberapa sirkuit saya merasa baik-baik saja dan beberapa sirkuit lainnya tidak. Hari ini saya tidak merasa baik-baik saja.

Anda bersandar pada motor dan menghentikan motor dengan cengkeraman yang Anda punya. Hari ini bannya sama untuk semua orang tapi ban jelas bekerja secara berbeda untuk
motor yang berbeda.

Saya tidak bisa mengubah motor, saya tidak bisa mengubah arah, sulit mengerem, tapi mungkin seperti inilah saya,” demikian Crutchlow.

Setelah Misano, Crutchlow kini berada di urutan kesembilan klasemen sementara, tertinggal 24 poin dari pembalap satelit teratas, Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT), tapi masih menjadi pembalap terbaik setelah Marquez. (DN/eV)

NEXT: Mampukah Quartararo Balas Marquez di MotoGP Aragon?

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here