Home MotoGP Crutchlow: Saya Bukan Marquez

Crutchlow: Saya Bukan Marquez

Crutchlow: Saya Bukan Marquez
Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol) MotoGP 2019 / runganSport © MotoGP.

London, runganSport — Mengawali musim 2019 dengan cukup baik, tapi rider asal Inggris, Cal Crutchlow rupanya masih sulit untuk bisa konsisten, padahal ia sudah menggunakan motor pabrikan walau berada di tim Satelit.

Berhasil finis ketiga di Qatar, tapi rider Satelit LCR Honda itu hanya ke-13 di Argenitna, gagal finis di Amerika dan hanya kedelapan di Jerez kemarin.

Apa yang salah dengan Crutchlow? Saat ini setelah empat seri pembuka, ia hanya menempati posisi sembilan klasemen sementara dengan 27 poin.

“Finis kedelapan adalah hasil yang mengerikan, tapi semua pembalap sembilan besar punya gap tipis.

Semua pembalap sangat dekat satu sama lain, saya merasa cepat, tapi saya harus mendapatkan kembali feeling yang saya miliki tahun lalu,” ucap Crutchlow kepada Speedweek.

“Motor saya tahun ini terasa sangat berbeda, itu masalah saya.

Kami sekarang telah melakukan empat balapan dan saya tahu seperti apa rasanya motor tahun ini.

Tapi saya merasa jauh lebih baik dengan sasis tahun lalu.

Kami sudah melakukan uji perbandingan antara mesin 2018 dan 2019 tahun ini, dengan motor lama saya lebih percaya diri,” sambungnya menjelaskan.

Peraturan MotoGP saat ini memungkinkan mesin 2019 boleh menggunakan sasis 2018, tapi Honda punya airbox terlalu besar dan titik koneksi berbeda.

Jadi, apa masalah lain Crutchlow, bukankan motornya sama dengan Marc Marquez, sekarang Marquez ada di puncak klasemen, sementara Crutchlow jauh kedelapan.

“Saya bukan Marquez, dia pembalap yang berbeda.

Dengan motor 2019, mungkin dia tidak secepat saat menggunakan motor 2018, saya tidak tahu.

Saya hanya bisa mengatakan apa yang saya rasakan, dan kita harus mengusahakannya.

Saya masih termotivasi, saya melihat posisi kedelapan sebagai hasil yang buruk.

Menjadi kedelapan juga berarti bahwa Anda adalah salah satu dari 8 pembalap teratas di dunia,” demikian serunya. (DN/eV)