Home MotoGP Ditantang Pakai Motor Lain, Ini Jawaban Marquez

Ditantang Pakai Motor Lain, Ini Jawaban Marquez

Dintantang Pakai Motor Lain, Ini Jawaban Marquez
Marc Marquez (Repsol Honda) MotoGP Motegi, Jepang 2019 / runganSport © MotoGP.

Tak hanya penggemar, para pembalap juga banyak yang penasaran dengan Marc Marquez menggunakan motor lain.

Cervera, runganSport — Beberapa pembalap top MotoGP saat ini sudah pernah merasakan motor berbeda dalam karir balap mereka.

Tentu saja yang paling terkenal adalah kepindahan rider Italia, Valentino Rossi dari Honda ke Yamaha pada 2004 silam.

Selain itu, Rossi juga pernah menjajal Ducati selama dua musim.

Saya dengan Rossi, Andrea Dovizioso juga pernah membela Repsol Honda, kemudian bergabung dengan Satelit Yamaha sebelum akhirnya bertarung untuk Ducati sampai saat ini.

Begitu juga dengan Jorge Lorenzo, naik ke MotoGP bersama Yamaha, kemudian mencicipi Ducati selama dua musim dan satu tahun di Honda, walau tidak sukses tapi ia berani mengambil langkah lain dalam karirnya.

Yang mendapat tantangan dari banyak pihak saat ini adalah jagoan Cervera, Marc Marquez.

Marquez naik ke MotoGP pada musim 2013 lalu bersama Repsol Honda, ia menjadi menerus pembalap Australia, Casey Stoner dengan menjadi tandem Dani Pedrosa.

Dalam tujuh musim sejauh ini, Marquez berhasil mendulang enam gelar juara dunia di kelas utama, semuanya ia raih bersama tim kesayangannya, Repsol Honda.

Kedigdayaan Marquez dengan tim yang sama sejak pertama kali di kelas premier, belum lengkap di mata penonton, karena banyak dari mereka ingin melihat Marquez sukses dengan pabrikan lain.

Tak hanya penonton, dari sesama pembalap saja ada banyak yang penasaran dengan performa Marquez dengan motor selain Honda.

Marquez yang berkali-kali dikritik lantaran hanya bisa menang dengan Honda dan tidak ingin mencoba pabrikan lain, sekarang angkat bicara dan menjawabnya.

“Saya selalu sangat jelas. Ada dua Honda atau dua motor yang mirip dengan paket saya, yang dikendari oleh rekan setim saya dan Cal Crutchlow, saya ingin merasa nyaman dan bahagia di mana pun saya berada, dan jika saya merasa bahagia dan segalanya berjalan baik, mengapa harus pindah?

Saya tidak perlu motivasi tambahan,” ujar Marquez tegas.

Lewat jawaban ini Marquez inginn menggarisbawahi bahwa tidak gampang menjadi juara dunia dengan Honda, buktinya pembalap lain tetap susah menggunakan motor yang sama dengannya.

Baca: Sahabat Rossi Bela Adik Marquez

Kontrak baru Marquez dengan Honda berlangsung empat tahun lamanya, jadi mereka akan tetap bersama sampai setidaknya di akhir musim 2024 mendatang. (DN/eV)

7 COMMENTS

  1. Lha ducati kurang apa coba?
    Gk ada yg meragukan kekuatan mtrnya
    Nilai kontrak tinggi
    Dia bs bw krunya kl cari bahagia
    Mumpung msh mudå, skil msh tajam harusnya skg waktunya, syg malah pilih 4 th lg di hrc
    Mungkin nunggu tua dulu buat mutusin ke lain hati
    Kebayang fenomenalnya dia ketika bs juara funia dg mesin desmo

  2. Ngapain harus nuruti komentar orang . Jadi juara tetaplah juara . Gak perduli pakek motor yang sama atau bukan. Buat apa ganti2 motor kalau gak bisa juara dunia .

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here