Home MotoGP Jadwal Berantakan! MotoGP Gelar 2 Balapan dalam Sepekan

Jadwal Berantakan! MotoGP Gelar 2 Balapan dalam Sepekan

Jadwal Berantakan! MotoGP Gelar 2 Balapan Dalam Sepekan
Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha) vs Alex Rins (Suzuki Ecstar) Race MotoGP Austin, Amerika 2019 / runganSport © The Race.

Presiden FIM Jorge Viegas menegaskan MotoGP bisa menjalankan dua balapan dalam satu akhir pekan tunggal jika wabah coronavirus membatalkan lebih banyak balapan.

Barcelona, runganSportMotoGP 2020 belum benar-benar dimulai, karena sejauh ini Grand Prix baru menggelar balapan pembuka untuk kelas Moto3 dan Moto2 di Qatar.

Sedangkan untuk kelas utama dibatalkan karena virus Corona, seri kedua yang awalnya dijadwalkan di Thailand, kini sudah ditunda sampai Oktober nanti.

Tak hanya sampai disitu, karena balapan di sirkuit lain yang sangat dinantikan, masih belum mendapat kepastian yang jelas.

Prosedur karantina yang lebih ketat yang diberlakukan di Qatar sebelumnya untuk pelancong dari Italia, membuat Dorna Sports tidak punya pilihan selain membatalkan pembuka musim untuk kelas utama.

Sementara ada larangan pertemuan publik besar-besaran di Thailand, MotoGP juga harus menunda putaran kedua musim ini hingga 4 Oktober.

Jadi, seri pembuka musim ini yang diharapkan di Texas, Amerika Serikat sekarang di bawah ancaman serius karena kota Austin menyatakan keadaan darurat pada akhir pekan dan pemerintah Italia memberlakukan karantina selama sebulan pada 16 juta warganya di utara negara itu.

Dalam sebuah wawancara dengan Radio Catalunya, Viegas mengakui FIM dan Dorna sudah melihat tanggal baru untuk balapan Austin, karena peluangnya untuk maju pada tanggal 5 April yang direncanakan sekarang “sangat rendah”.

“Kami sudah bekerja untuk menemukan tanggal alternatif untuk balapan di Austin. Tapi pada saat ini segala sesuatunya berkembang begitu cepat sehingga kita tidak dapat mengatakan lebih banyak,” kata Viegas sebagaimana dimuat Autosport.

MotoGP harus menjalankan minimal 13 balapan untuk memenuhi kontraknya dengan FIM, dengan CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta mengakui pekan lalu di Qatar bahwa menjalankan acara di balik dengan pintu tertutup adalah salah satu opsi yang dipertimbangkan.

Hanya beberapa hari kemudian, penyelenggara Grand Prix Formula 1 Bahrain mengumumkan akan melakukan balapan tanpa penonton untuk balapan pada 22 Maret.

Viegas mengulangi komentar Ezpeleta, sambil menambahkan bahwa MotoGP akan berlangsung sampai Januari jika harus atau menggelar dua Grand Prix di sirkuit yang sama dalam satu akhir pekan jika perlu.

“Saat ini saya berkeyakinan total bahwa kejuaraan akan menjalankan lebih dari 13 balapan. Jika kita harus balapan pada bulan Januari, kita akan melakukannya.

Kita bisa mengadakan dua Grand Prix di akhir pekan yang sama atau balapan tanpa penonton. Semua itu (mungkin) jika tidak ada solusi lain.

Dalam situasi saat ini tidak ada yang tabu. Anda harus fleksibel dan punya imajinasi,” jelas Viegas menambahkan.

Viegas juga tidak mengesampingkan kemungkinan mengadakan balapan di sirkuit yang tak ada pada jadwal saat ini, dengan sirkuit Portimao dan Estoril di Portugal ditandai sebagai sirkuit cadangan.

“Portimao adalah sirkuit cadangan, sama seperti Estoril. Di Portugal tidak ada batasan (perjalanan),” pungkasnya.

Baca: Jadwal Kacau, Malaysia Siap Gelar Seri Pembuka MotoGP 2020

Nantikan jadwal dan perkembangan terbaru dari rilis resmi FIM dan Dorna. (DN/eV)

1 Komentar

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here