Home MotoGP Kenapa Rossi Mau-maunya Terus-terusan Kalah?

Kenapa Rossi Mau-maunya Terus-terusan Kalah?

Rossi Mulai Terbiasa Kalah Terus Menerus
Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha) MotoGP 2019 / runganSport © Motorsport-Total/LAT.

Dulu Valentino Rossi terbiasa dengan kemenangan, sekarang ia harus membiasakan diri dengan kekalahakan yang jauh lebih banyak.

Tavullia, runganSport — Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi sudah mengamankan tujuh gelar juara dunia di kelas MotoGP sejauh ini.

Jagoan Italia itu tahu bahwa kelas utama Grand Prix tidak seperti yang lain, dan juga tahu betapa sulitnya menahan tekanan pada tingkat level ini.

Jika dulu Rossi hampir selalu menang, sekarang ia sangat menderita dengan banyak sekali kekalahan. Tapi bagaimana ia menghadapi kegagalan demi kegagalan ini?

“Saya benar-benar merasakan hal yang sama seperti sebelumnya,” akui Rossi kepada MotoGP, sebagaimana disampaikan Motorsport-Total.

“Tetapi dengan pengalaman saya belajar untuk menjadi sedikit lebih tenang.

Itu berlaku ketika segala sesuatunya berjalan baik, tapi terutama ketika segala sesuatunya berjalan dengan buruk.

Kehilangan kendali atau marah sama sekali tidak berguna,” kata Rossi menambahkan.

Karena itu, setelah mengalami kemunduran, Rossi hanya melihat ke depan hari ini, alih-alih mengkhawatirkan masalah dan kesalahan masa lalu.

“Jauh lebih baik untuk hanya fokus pada langkah selanjutnya, tugas berikutnya, ketimbang memikirkan masa lalu dan tetap marah.

Tapi Anda perlu pengalaman untuk melakukan itu semua,” seru pria Tavullia itu.

Menurut Rossi, sangat penting bagi pembalap untuk mendapatkan hasil yang diharapkan dan tidak membuat kesalahan.

Itulah mengapa tampaknya tidak mudah bagi pembalap untuk menghilangkan kegagalan meski tak punya dampak besar dalam hidup.

“Ini adalah bagian penting dari kehidupan bagi semua orang yang mengikuti balapan.

Ini masalah besar jika Anda tidak mendapatkan hasil yang Anda ingin lakukan atau melakukan kesalahan, jadi Anda harus belajar menghadapinya,” demikian The Doctor.

Rossi yang sudah 40 tahun mengakhiri musim 2019 di posisi ketujuh klasemen akhir.

Baca: Sampel B Sudah Keluar, Iannone Positif Doping

Ia tak punya peluang melawan Marquez yang sangat mendominasi, bahkan Rossi hanya naik podium dua kali dan sudah tak pernah menang sejak MotoGP Belanda 2017. (DN/eV)

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here