Home MotoGP Marquez: Dovi Ingin Membuat Saya Kesal

Marquez: Dovi Ingin Membuat Saya Kesal

Marquez: Dovi Ingin Membuat Saya Kesal
Andrea Dovizioso & Marc Marquez, MotoGP 2018 / runganSport © SpeedWeek.

Cervera, runganSport — Dengan keunggulan 67 poin di depan pembalap Ducati Team, Andrea Dovizioso, rider Repsol Honda, Marc Marquez tampaknya hampir memenangkan gelar MotoGP musim 2018 ini.

Tetapi rider Spanyol itu nampaknya sadar bahwa ia harus berhati-hati menjaga jarak, sangat sampai ada tindakan bodoh yang akan merugikan diriny sendiri.

Balapan masih tersisa enam seri lagi dan kini keduanya kembali lagi bersaing untuk gelar.

“Saya tidak bisa membuat kesalahan bodoh,” kata Marquez berhati-hati.

Untuk ketiga kalinya, Marquez kembali berhadapan dengan kedua pembalap Ducati, Dovi dan rekan setimnya, Jorge Lorenzo di balapan San Marino kemarin, setelah di Ceko dan Austria sebelumnya.

Marquez kembali tak berdaya saat melawan dua Monster Merah itu, finis kedua Marquez kali ini diraih karena Lorenzo yang jatuh.

Tapi ia tertinggal cukup jauh dengan 2.8 detik finis lebih lambat dari Dovi.

Utungnya, Marquez sudah punya cukup poin, jadi kemenangan pembalap lain yang terlalu perpengaruh terhadap berubahan klasemen atas.

Tapi, apapun bisa terjadi dalam balapan, termasuk kesalahan kecil dari Marquez yang akan merobohkannya dari posisi puncak.

Di tanya, bagaimana persaingannya dengan Dovi akhir-akhir ini, Marquez mengatakan bahwa rivalnya itu berharap ia melakukan kesalahan.

“Tidak, tidak. Dia ingin membuat saya melakukan kesalahan. Tapi saya punya banyak pengalaman sekarang, jadi tidak mungkin,” ucap Marquez kepada Speedweek sambil tertawa.

“Saya selalu ngotot setiap akhir pekan,” lanjut Marquez meyakinkan.

“Di GP Austria saya mencoba menyalip sampil tikungan terakhir, juga di Brno dan Misano kemain.

Saya melaju kencang tetapi masih dengan kontrol dan fokus yang baik.

Setiap Kamis kami pikir kami bisa menang pada hari Minggu. Itu sikap kita.

Selama akhir pekan balapan, kita akan tahu lebih banyak. Tapi seperti yang saya katakan, kami menyerang untuk bertahan.

Saya tidak bisa membuat kesalahan bodoh. Namun demikian, dan di balapan selanjutnya di Aragon nanti, saya juga bakal tampil ngotot untuk menang.

Jika kita tidak bisa menang, maka saya harus setidaknya bisa naik podium di semua seri tersisa tahu ini, Itulah tujuan saya,” pungkas Marquez penuh harap. (DN/eV)

NEXT: Rossi Tolak Jabat Tangan Marquez, Lorenzo: Dua-duanya Salah